Timah
Harga Timah Dunia Stabil, Eksportir Menanti Aturan Hilirisasi
Harga timah dunia di London Metak Exchange berada di posisi 27.550 USD per MT. Penutupan harga awal pekan ini sama dengan harga pekan lalu.
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Harga timah dunia di London Metak Exchange berada di posisi 27.550 USD per MT. Penutupan harga awal pekan ini sama dengan harga pekan lalu.
London Metal Exchange (LME) kembali menggelar perdagangan timah pekan ini.
Harga timah tidak ada perubahan dari perdagangan pekan lalu yakni 27.550 USD per MT.
Sementara itu timah kontrak tiga bulan berada di posisi 27.650 USD per MT. Sedangkan timah kontrak 15 bulan berada di posisi 27.090 USD per MT.
Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) masih menanti kelanjutan pembahasan hilirisasi komoditas mineral timah. Sekretaris Jenderal AETI Jabin Sufianto mengungkapkan, kelompok kerja hilirisasi yang dibentuk terus berjalan.
Pelaku usaha tetap berharap agar hilirisasi dapat dilakukan secara bertahap. Menurutnya, ini sesuai dengan kajian-kajian yang dibahas pokja serta kondisi lapangan dimana industri penyerap belum siap.
"Sepertinya pemerintah sedang mempelajari usulan-usulan dari Pokja sehingga hilirisasi akan berjalan baik. Saya justru sedang menunggu undangan atau kelanjutan pembahasan hilirisasi ini," kata Jabin ketika dihubungi Kontan, Senin (13/2).
Jabin menerangkan, pihaknya sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Komisi VII DPR RI membahas hilirisasi timah.
"Mungkin itu salah satu langkah atau atensi pemerintah terhadap hilirisasi timah ini," jelas Jabin.
Dalam Rapat Dengar Pedapat (RDP) yang digelar awal Februari itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Harwendro Adityo menjelaskan kondisi penyerapan ingot timah domestik hanya mencapai 5 persen dari keseluruhan produksi.
Maka itu dia menilai hilirisasi timah sangat penting bagi Indonesia.
“Pasar timah global hingga 2030 industri baseline seperti tin solder, tinplate, tin chemical mengalami kenaikan. Industri 5G dan mobil listrik mengalami kenaikan dan banyak juga dari energi solar,” kata Harwendro. (bangkapos.com/teddymalaka/kontan/Filemon Agung*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230202-Ekspor-timah-1.jpg)