Berita Pangkalpinang
Dirreskrimsus Polda Babel Tegaskan Tak Ada Penangkapan Bos Timah, Hanya Mengecek Perizinan
Tidak ada, yang bersangkutan dan tidak ada kalimat kabur. Jadi semuanya terkendali. Kita tidak melakukan penangkapan apa-apa
Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Dirreskrimsus Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Djoko Julianto, mengatakan pihaknya tidak ada melakukan penangkapan terhadap bos timah di Pulau Bangka.
Ia hanya membenarkan, pada Selasa (14/2/2023) kemarin, pukul 14.00 WIB, dirinya bersama Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin melakukan pengecekan perizinan ke sejumlah pengusaha pasir timah.
"Melakukan koordinasi dengan ESDM berkaitan dengan administrasi termasuk perizinan yang ada. Sementara kita masih melakukan proses penyelidikan. Masih melakukan pemeriksaan administrasi," kata Djoko kepada Bangkapos.com, Rabu (15/2/2023) di Novotel Bangka.
Djoko kembali menegaskan, dalam kegiatan itu pihaknya tidak melakukan penangkapan dan pengamanan barang bukti pasir timah.
"Tidak ada, (red_barang bukti) kita dan Pj gubernur sedang melakukan pengecekan dan melakukan penyelidikan berkaitan administrasi termasuk perizinan yang ada," ujarnya.
Djoko tidak menyebutkan, terkait berapa lokasi dan siapa saja yang didatangi dirinya bersama Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaludin.
"Kita tidak ada perencanaan apa-apa langsung kesana, bersama gubernur berkoordinasi dengan kita. Sambil mengecek perizinan," ujarnya.
Ditanya kembali, apa ada yang ditahan, saat melakukan pengecekan dengan Pj Gubernur Babel, pada Selasa (14/2/2023) kemarin, ia mengatakan tak ada.
"Tidak ada, yang bersangkutan dan tidak ada kalimat kabur. Jadi semuanya terkendali. Kita tidak melakukan penangkapan apa-apa, kegiatan sore jam dua jadi intinya apa yang dilakukan masih proses penyelidikan," terangnya.
Sementara, Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin, juga tidak menjelaskan secara jelas berkaitan tujuan kegiatanya bersama Dirreskrimsus Polda Babel terkait pengecekan administrasi ke sejumlah pengusaha pasir timah.
"Nanti kita cerita lain, tanya ke Polda Babel," kata Ridwan Djamaludin sembari menyebar senyum, berjalan meninggalkan wartawan saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) terkait Bahaya Narkotika, pada Rabu (15/2/2023) di Novotel Bangka.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/15022023dir.jpg)