Arab Saudi
Ini Situs Tempat Nabi Muhammad Tinggal Selama Pertempuran Tabuk Arab Saudi
Ini Situs Tempat Nabi Muhammad Tinggal Selama Pertempuran Tabuk Arab Saudi. Simak selengkapnya
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Kastil Tabuk berdiri tegak sebagai salah satu monumen bersejarah terpenting di kawasan ini karena lokasinya memiliki hubungan dengan situs tempat Nabi Muhammad tinggal selama Pertempuran Tabuk.
Benteng kuno adalah salah satu stasiun di Jalan Haji Shami, yang menghubungkan Syam dan Madinah. Jalan memiliki istana dan stasiun mulai dari perbatasan Yordania ke Madinah.
Konstruksi kastil dimulai pada tahun 1586. Dipugar pada tahun 1653 dan kemudian direnovasi dan dipugar kembali pada tahun 1843.
Baca juga: ini Daerah Unik di Arab Saudi, Daerah yang Subur dengan Buah-buahan dan Sayuran
Di mihrab masjid terdapat prasasti untuk menandai peristiwa tersebut.
Kastil ini direnovasi lagi pada tahun 1950 dan pada tahun 1992 oleh Badan Purbakala dan Museum di bekas Departemen Pendidikan.
Otoritas Umum untuk Pariwisata dan Warisan Nasional memainkan peran penting dalam merenovasi kastil pada tahun 2012, dan bangunan tersebut sekarang menjadi museum arkeologi dengan banyak artefak dan barang peninggalan yang dipajang.
Ini terbuka untuk pengunjung sepanjang minggu.
Puri ini memiliki dua lantai, dengan lantai dasar terdiri dari halaman terbuka, kamar, masjid, dan sumur.
Lantai atas memiliki masjid dan kamar musim panas terbuka, selain tangga lain yang mengarah ke menara yang digunakan untuk menjaga dan observasi.
Di belakang kastil, ada kolam kerajaan. Yang satu berbentuk persegi dan yang lainnya berbentuk persegi panjang.
Wilayah Tabuk memiliki monumen, landmark, kastil, dan istana yang mencerminkan kedalaman era sejarah dan peradaban yang ada di wilayah tersebut, yang memiliki warisan ribuan tahun.
Lokasi geografisnya sangat penting untuk rute perdagangan sepanjang sejarah
ini Daerah Unik di Arab Saudi, Daerah yang Subur dengan Buah-buahan dan Sayuran
Dari keindahan rumahnya hingga kekayaan sejarahnya, kegubernuran Al-Majaridah di wilayah Asir, adalah permata unik Arab Saudi.
Penduduk awal desa unggul dalam pertanian dan astronomi. Dengan menggunakan perhitungan abstrak, mereka mampu membuat kalender pertanian, salah satu yang paling terkenal dan tertua dari jenisnya di Kerajaan.
Rumah-rumah dibangun dengan gaya arsitektur yang berbeda dan terletak di lanskap pegunungan, lembah, gua, dan ladang yang luas, tempat perayaan dan tarian rakyat sering diadakan.
Baca juga: Inilah Tempat Wisata Pantai di Tabuk Arab Saudi, Ada Ratusan Pulau dan Ribuan Burung Migran
Baca juga: Sering Turun Hujan, Inilah Tempat di Arab Saudi yang Memiliki Udara yang Sejuk, Ada Air Terjun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221112-kastil.jpg)