Senin, 20 April 2026

Kesaksian Jonathan Latumahina Usai David Dianiaya Mario Dandy, Mengerang Hingga Kejang-kejang 2 Hari

"Saya tidak akan pernah lupa erangan dia, kejang-kejang tubuh kurusnya. Akan ada yang membayar untuk siksaan itu," ujar Jonathan di Twitternya.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Teddy Malaka
Twitter @seeksiksuck
Jonathan Latumahina membagikan kondisi terkini David Oroza (17) di RS Mayapada, Rabu (1/3/2022). Amarahnya begitu terasa. 

BANGKAPOS.COM - Ayah David Ozora (17) alias David, Jonathan Latumahina, mengungkap kondisi terkini anaknya yang dianiaya anak pejabat pajak Mario Dandy Satriyo (20).

Jonathan sekaligus membeberkan kondisi David seusai dianiaya oleh pacar dari mantannya itu.

Hal itu dibagikan Jonathan lewat Twitternya @seeksixsuck pada Rabu (1/3/2023). Petinggi GP Ansor itu mengunggah foto David terbaring di RS Mayapada.

Ia tampak menatap David yang kondisinya mulai membaik.

"Memang belum sadar, tapi respons gerak, pendengaran, dan penglihatannya sudah mengalami kemajuan yang luar biasa. Itu karena doa-doa dari teman semua, karena memang kemajuan ini di luar perkiraan," tulis Jonathan dilihat Bangkapos.com, Kamis (2/3/2023).

Jonathan kemudian mengungkap kesaksiannya saat David pertama kali dianiaya Mario Dandy. Dengan nada tak terima, ia mengaku akan ada yang membayar hal tersebut.

"Perlu diketahui bahwa sejak kejadian 20 Februari, David koma dengan respons yang sangat memprihatinkan. Kejang selama 2 x 24 jam di Medika kemudian dirujuk ke Mayapada," ungkapnya.

"Saya tidak akan pernah lupa erangan dia, kejang-kejang tubuh kurusnya. Akan ada yang membayar untuk siksaan itu," lanjutnya.

Jonathan kemudian mengucapkan terima kasih bagi semua orang yang telah mendoakan anaknya.

"Terima kasih untuk terus mendoakan dan memberikan support bagi David. Keadaan saat ini sudah jauuuuhh lebih baik namun masih dilakukan ikhtiar dhohir dan batin. Allah SWT akan membalas kebaikan kalian semua," paparnya.

Sebuah cuitan yang ia Retweet hari ini mengatakan bahwa David tak sadarkan diri selama 11 hari. Hingga saat ini polisi baru menetapkan dua tersangka yakni Mario Dandy Satrio dan Shane (19)

Sedangkan perempuan berinisial AG yang disebut-sebut dalang dari penganiayaan ini dituntut oleh publik untuk segera dijadikan tersangka. Di media sosial Twitter, sudah tersebar diduga obrolan teks Agnes dan Mario sebelum kejadian.

Di sisi lain, kondisi AG kian terpuruk dan meminta perlindungan LPSK sebagaimana diungkap sang pengacara Mangatta Toding Allo dilansir dari Kompas.com.

“Kondisi (AG) kalau kami memantau memang sedang sangat terpuruk, sedang menurun lah,” ujar Mangatta kepada awak media.

Mangatta berharap masyarakat mau memberi kesempatan kepada kliennya untuk mengungkapkan fakta versi AG.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved