Jumat, 15 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Beginilah Upaya Pemkot Pangkalpinang Agar Usaha Mikro Kecil dan Menengah Bisa Naik Kelas

Program itu adalah layaknya sekolah bagi pelaku UMKM. Mereka akan diberikan pelatihan selama tiga bulan dan peserta akan mendapatkan

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/Sela Agustika
ilustrasi para pedadang UMKM beberapa waktu lalu saat mengikuti bazar UMKM di Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan talenta digital dan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Bahkan berbagai program dilakukan agar UMKM dapat mengikuti perkembangan proses digitalisasi dan dapat segera naik kelas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang, Andika Saputra mengatakan, pihaknya sendiri mendorong inklusi keuangan dan penguatan bisnis UMKM.

Hal ini untuk mengantarkan para pelaku usaha untuk naik kelas.

“Kita memang terus berupaya agar pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang untuk bisa naik kelas,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (3/3/2023).

Andika mengungkapkan, ada beberapa upaya yang dilakukan pemerintah kota agar pelaku UMKM di Pangkalpinang dapat naik kelas.

Misalnya dengan menggandeng pihak ketiga, yakni Bank Sumsel Babel dan CV Sumber Jadi. Dengan meluncurkan program UMKM PGK Semakin Di Depan pada Rabu (1/3/2023) kemarin.

Di mana 100 pelaku UMKM yang telah mendaftar diikutsertakan dalam program tersebut.

Program itu adalah layaknya sekolah bagi pelaku UMKM. Mereka akan diberikan pelatihan selama tiga bulan dan peserta akan mendapatkan berbagai program.

Selain mendapatkan manajemen skill,  juga akan mendapatkan partisipasi pada acara UMKM di Pangkalpinang.

“Kemudian dukungan branding (Merek-Red) dan promosi. Tentu saja akses permodalan dan perbankan. Tujuan program ini supaya UMKM Pangkalpinang naik kelas,” jelas Andika.

Di sisi lain sambung dia, untuk membuat UMKM dapat naik kelas memang masih banyak tantangan.

Mulai dari  segi inovasi dan teknologi yang perlu ditingkatkan, pembiayaan, sumber daya manusia (SDM), branding dan pemasaran, legalitas, hingga standarisasi dan sertifikasi.

Pemerintah kota pula tengah melakukan transformasi beberapa instrumen kebijakan yang dapat memberikan manfaat optimal bagi UMKM.

Maka dari itu pihaknya meminta para pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang agar dapat mendaftarkan usahanya. Hal ini supaya program dari pemerintah dapat mereka ikuti.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved