Kamis, 7 Mei 2026

Profil Tokoh

Siapa Frank Hoogerbeets Peramal Gempa Turki Terasa Sampai Indonesia? Ini Profesinya

Frank Hoogerbeets meramal akan terjadi lagi gempa berkekuatan besar di Turki hingga terasa sampai Indonesia, tepatnya di Sulawesi hingga laut Banda.

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Nur Ramadhaningtyas
Tangkap Layar Youtube APA TV
Frank Hoogerbeets peneliti Solar System Geometry Survey (SSGEOS) meramal gempa bumi besar bakal terjadi di Indonesia. 

SSGS merupakan lembaga penelitian yang bekerja memantau geometri antara benda langit dan Bumi, kemudian menghubungkannya dengan aktivitas seismik.

Frank Hoogerbeets menjadi buah bibir setelah mentwit bahwa akan ada gempa besar melanda Turkiye hingga Lebanon 3 hari sebelum gempa 6 Februari 2023 lalu. 

Organisasi tempatnya bekerja juga mentwit mengenai gempa besar sebelum adanya gempa di Turkiye.

"Aktivitas seismik yang lebih besar dapat terjadi dari 4 hingga 6 Februari, kemungkinan besar hingga magnitudo menengah atau tinggi. Ada sedikit kemungkinan peristiwa seismik yang lebih besar sekitar 4 Februari," tulis akun @ssgeos pada 2 Februari 2023.

Banyak yang menganggap peringatan Frank sebagai pseudoscientist yang membuat prediksi tak berdasar sebelum gempa besar terjadi.

Adapun Frank Hoogerbeets dan organisasinya mempercayai bahwa gempa bisa diprediksi sampai batas tertentu.

Walaupun prediksi yang benar-benar akurat tidak mungkin dilakukan. 

Gempa bumi belum bisa diprediksi

Sejumlah peneliti lain banyak yang membantah prediksi Hoogerbeets dan menilai teori yang disampaikannya tidak bisa diterima.

Dikutip dari Express, Ahli Geologi terkenal Bryan Gaensler menyebut, teori Hoogerbeets tak berguna.

"Cukup sederhana, penyelarasan planet tidak berdampak pada gempa bumi," kata dia memberikan tanggapannya. Hal senada juga disampaikan oleh Penulis dan Geoscientist Roger Musson.

"Sebuah prediksi harus menyatakan waktu, tempat, dan besarnya. 'Cepat atau lambat' bukan merupakan waktu. Jadi dia tidak memprediksi gempa itu," kata Musson.

Adapun Survei Geologi AS (USGS) juga telah mengatakan bahwa gempa tak bisa diprediksi dan menyebut orang yang mengklaim bisa memprediksi gempa hanya membuat pernyataan palsu.

“Kami tidak tahu caranya, dan kami tidak berharap untuk mengetahui caranya kapan pun di masa mendatang.

Ilmuwan USGS hanya dapat menghitung probabilitas bahwa gempa bumi yang signifikan akan terjadi di area tertentu dalam beberapa tahun," tulis USGS.

(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved