Kamis, 9 April 2026

Dukung Aktivitas Nelayan, PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Peralatan Tangkap 

PT Timah Tbk turut memberikan bantuan berupa peralatan tangkap, peningkatan sarana usaha kelompok nelayan, dan perbaikan perahu nelayan

Penulis: Sela Agustika | Editor: Ardhina Trisila Sakti
Dok/PT Timah Tbk
Masyarakat yang menerima bantuan peralatan yang diserahkan PT Timah Tbk 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - PT Timah Tbk turut mengucurkan program tanggung jawab sosial kepada kelompok nelayan. Hal ini menjadi komitmen dalam mendukung aktivitas nelayan di wilayah operasional perusahaan.

Dalam hal ini PT Timah Tbk turut memberikan bantuan berupa peralatan tangkap, peningkatan sarana usaha kelompok nelayan, dan perbaikan perahu nelayan yang diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkap nelayan sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi kelompok nelayan.

Selain itu, PT Timah Tbk juga memberikan jaminan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan bagi kelompok nelayan. Anggota holding industri pertambangan MIND ID ini juga kerap membantu nelayan yang mengalami kecelakaan laut.

Sepanjang tahun 2022, PT Timah Tbk menyerahkan berbagai bantuan ke kelompok nelayan baik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun di Provinsi Kepulauan Riau.

Adapun beberapa bantuan yang diberikan seperti alat tangkap berupa mesin tempel, mesin ketinting, mesin kapal, alat tangkap berupa kawat bubu dan fish finder, jaring ikan. Serta Bantuan perbaikan perahu dan sarana prasana untuk pengembangan usaha nelayan.

Komitmen PT Timah Tbk untuk mendukung kelompok nelayan, merupakan bagian upaya perusahaan untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat nelayan.

Ketua KUB Harapan Baru Kampung Tengah, Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Sabirin satu diantara penerima bantuan mengungkapkan jika kelompok mereka mendapatkan bantuan ratusan jaring dari PT Timah Tbk.

Sabirin mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah menyerahkan bantuan kepada anggota kelompok sehingga memiliki alat tangkap yang lebih layak.

Kelompok KUB Harapan Baru Kampung Tengah beranggotakan sepuluh orang nelayan tradisional yang biasa menjaring udang di seputaran Laut Sawang dan Kundur.

Ia menyebutkan, penghasilan anggota kelompok hanya pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sedangkan untuk membeli jaring masih agak berat.

"Bila musim seperti sekarang, cuaca juga kurang bersahabat dan mengingat risiko yang cukup tinggi kadang kita tidak berani untuk meluat. Kondisi jaring anggota juga sudah banyak yang lapuk dan tidak layak pakai sehingga bila digunakan untuk menjaring hasil nya juga tidak maksimal," ucapnya dalam rilis, Senin (6/3/2023).

Sementara itu, Ketua Nelayan Kelurahan Sawang Kecamatan Kundur Barat, Satar mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian PT Timah Tbk kepada masyarakat nelayan.

"Saya sebagai Ketua Nelayan Kelurahan Sawang, mengucapkan terima kasih kepada PT Timah atas bantuan yang telah diberikan kepada kelompok-kelompok nelayan, khususnya di Kelurahan Sawang ini. Semoga kedepan Perusahaan dapat terus berkontribusi kepada masyarakat," tuturnya.

Senada, nelayan dari Tanjung Gudang, Kelurahan Mantung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka juga turut bersyukur dengan adanya bantuan mesin tempel 9,8 PK untuk dirinya dan lima rekannya.

Ariansyah menceritakan sudah puluhan tahun menjadi nelayan, namun Ia memiliki kendala saat akan melaut. Pasalnya, mesin yang dimilikinya sering rusak. Bahkan dirinya terkadang tak bisa melaut karena mesinnya rusak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved