Berita Pangkalpinang
Pastikan Konsumen Tanpa QR Code Bisa Beli BBM Subsidi, Pertamina Berikan Intruksi ke SPBU-SPBU
Sesuai dengan instruksi yang sudah disampaikan, setiap SPBU masih tetap melayani. Kita akan kroscek dulu penyebabnya jika ada SPBU yang tidak
Penulis: Sela Agustika | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan para konsumen yang tidak memiliki QR Code tetap mendapat pelayanan pembelian BBM Subsidi sesuai ketentuan yang telah dipastikan.
Hal tersebut telah diintruksikan langsung ke seluruh SPBU yang beroperasi di Bangka Belitung, dimana batas kuota pengisian ini ditentukan, yakni 10 liter untuk penguna biosolar dan 20 liter untuk pengguna pertalite.
Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Haris Yanuanz mengungkapkan apabila ada SPBU yang tidak melayani pembelian tanpa QR Code pihaknya akan memberi teguran dan evaluasi.
"Sesuai dengan instruksi yang sudah disampaikan, setiap SPBU masih tetap melayani. Kita akan kroscek dulu penyebabnya jika ada SPBU yang tidak melayani, dan akan ditindak lanjuti nanti sesuai dengan hasil kroscek di lapangannya. Jika pihak SPBU tidak melayani tanpa ada penjelasan dan justifikasi, tentunya kita akan memberikan teguran dan evaluasi," kata Haris kepada Bangkapos.com, Senin (6/3/2023).
Dia menuturkan, bagi konsumen yang membeli BBM Subsidi tanpa QR Code, pihak SPBU turut melakukan penginputan Nomor Polisi (Nopol) kendaraan di mesin EDC yang bertujuan agar konsumen yang belom mempunyai QR code tidak melakukan pembelian secara berulang serta meminimalisir kendaraan yang sering gonta-ganti plat nomor kendaraan .
"Konsumen yang belum memiliki QR code tetap dianjurkan untuk segera mendaftarkan kendaraannya di program subsidi. Pencatatan Nopol di mesin EDC dilakukan agar konsumen yang belom mempunyai QR code tidak melakukan pembelian secara berulang serta meminimalisir kendaraan yang sering gonta-ganti plat nomor kendaraan," jelasnya.
Haris mengungkapkan, dengan program Subsidi Tepat yang diterapkan, penyaluran BBM berubsidi dapat lebih termonitor dan mencengah kecurangan atau penyalahgunaan di lapangan.
"Saat ini seluruh proses pendaftaran masih terus berlangsung, kami turut mengimbau kepada masyarakat untuk dapat segera mendaftarkan kendaraannya melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Bagi masyarakat yang kesulitan untuk mendaftar secara mandiri, kami menyiagakan petugas di setiap SPBU agar bisa membantu," tuturnya.
Adapun beberapa dokumen yang harus disiapkam untuk melakukan pendaftaran melalui website yaitu Foto KTP, Foto Diri, Foto STNK (tampak depan dan belakang), Foto Kendaraan tampak keseluruhan, Foto Kendaraan tampak depan Nomor Polisi dan Foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR.
(Bangkapos.com/Sela Agustika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/06032023antre.jpg)