Rabu, 3 Juni 2026

Pipres 2024

Cak Imin Tegaskan Pasangan Diusung Koalisi PKB-Gerindra di Pilpres Harus Dapat Persetujuan Darinya

Cak Imin menegaskan bahwa siapapun yang akan diusung oleh koalisi Kebangkitan Indonesia Raya  harus mendapatkan persetujuan darinya

Tayang:
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Kompas.com
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar 

BANGKAPOS.COM--Kemesraan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo ketika mendampingi Presiden Joko Widodo di acara panen raya Kebumen, Jawa Tengah membuat Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias cak Imin Angkat Bicara.

Dirinya tidak mempermasalhakn soal kedekatan kedua tokoh yang digadang-gadang sebagai calon Pilpres 2024 tersebut.

Hanya saja Cak Imin menegaskan bahwa siapapun yang akan diusung oleh koalisi Kebangkitan Indonesia Raya pada Pilpres 2024  harus mendapatkan persetujuan darinya selaku partai yang berkoalisi dengan Gerindra.

"Tidak ada, belum ada bahasan untuk mengusung siapa pun. Pokoknya komunikasi politik jalan terus. Soal siapa yang diusung nanti saya sama Pak Prabowo yang memutuskan," kata Muhaimin seperti dikutip dari Kompas TV.

Sejauh ini diakui Cak Imin PKB dan Partai Gerindra siap dan terbuka menerima partai yang ingin bergabung pada koalisi mereka.

"Enggak masalah (kedekatan Prabowo-Ganjar), yang penting bagi PKB, (di) Pilpres, yang ada dalam koalisi PKB-Gerindra ini punya kekuatan untuk menang," katanya.

Sedangkan mengenai isu bergabungnya PKB-Gerindra ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)

Cak Imin sebatas menyatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Golkar.

"Kita saling komunikasi intensif dengan Golkar sudah sangat dekat, artinya PKB-Golkar-Gerindra semakin dekat," katanya.

Di sisi lain, dirinya juga menegaskan bahwa belum ada penentuan mengenai pasangan capres untuk Februari 2024 mendatang.

Pihaknya masih terus melakukan komunikasi politik dengan banyak pihak untuk membuka peluang-peluang demi mendapatkan pasangan calon yang ideal untuk duduk di bangku nomor satu dan dua Indonesia.

Seperti kita ketahui tahun 2023 sudah masuk pada bulan ketiga, bulan Maret, artinya pemilihan presiden (Pilpres 2024 sudah kurang dari 1 tahun lagi.

Meski demikian baru koalisi perubahan terdiri dari Nasedm, Demokrat dan PKS yang secara resmi mengumumkan tokoh yang akan diusung pada pesta demokrasi tersebut.

Ketiga partai ini sepakat mengusung Anies Baswedan selaku bakal calon presiden 2024.

Sedangkan partai lainnya baik itu di koalisi Kebangkitan Indonesia Raya terdiri dari PKB-Gerindra, Koalisi Indonesia Bersatu terdiri dari Golkar, PPP dan PAN belum juga menentukan siapa bakal calon presiden maupun wakil presidennya.

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved