Senin, 13 April 2026

Ramadhan 2023

1 Ramadhan 2023 Menurut Muhammadiyah, NU dan Pemerintah : Unduh Jadwal Buka & Imsakiyah se-Indonesia

1 Ramadhan 2023 / 1444 H menurut Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah diperkirakan jatuh pada tanggal yang sama yakni Kamis (23/3/2023)

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
masimon.com
Ilustrasi 1 Ramadhan 2023 Menurut Muhammadiyah, NU dan Pemerintah : Unduh Jadwal Buka / Imsakiyah se-Indonesia - 1 Ramadhan 2023 / 1444 H menurut Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah diperkirakan jatuh pada tanggal yang sama yakni Kamis (23/3/2023) 

BANGKAPOS.COM – 1 Ramadhan 2023 / 1444 H menurut Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah diperkirakan jatuh pada tanggal yang sama yakni Kamis (23/3/2023).

1 Ramadhan 2023 menurut Muhammadiyah, NU dan Pemerintah bisa jatuh pada tanggal yang sama yakni Kamis (23//2023) karena dipersatukan oleh posisi Bulan (moon).

Demikian disampaikan analisis Profesor Riset Astronomi-Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriah Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) Thomas Djamaluddin.

“Posisi hilal (Bulan sabit tipis yang terlihat selepas Matahari terbenam) sudah cukup tinggi sehingga memenuhi kriteria wujudul hilal (terbentuknya hilal) dan MABIMS (Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) baru,” kata Thomas di Jakarta, Senin (20/3/2023) dikutip dari Kompas.id.

Adapun kriteria wujudul hilal dan MABIMS baru adalah dua kriteria utama penentuan awal bulan Hijriah yang digunakan di Indonesia.

Konjungsi atau kesegarisan Matahari-Bulan-Bumi yang menandai fase Bulan baru dan perhitungan bulan baru dalam penanggalan Bulan terjadi pada Rabu (22/3/2023) pukul 00.23 WIB.

Konsekuensinya, sesuai data Ephemeris Hisab Rukyat 2023 , Kemenag, posisi hilal saat Matahari terbenam di seluruh Indonesia pada Rabu petang akan memiliki tinggi 7,01 derajat-8,72 derajat dan elongasi atau jarak Matahari dan Bulan mencapai 7,94 derajat-9,54 derajat.

Berdasar kriteria awal bulan MABIMS baru yang menyaratkan awal bulan Hijriah dimulai ketika tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat (dihitung secara toposentrik atau dari permukaan Bumi).

Dengan perhitungan itulah, maka pada Rabu petang sudah masuk bulan Ramadhan.

Karena itu, 1 Ramadhan 1444 kemungkinan akan dimulai Kamis (23/3/2023).

Karena awal hari dalam penanggalan Islam dimulai selepas Matahari terbenam, maka Salat Tarawih akan mulai dilaksanakan Rabu (22/3) malam.

Baca juga: Ustadz Dasad Latif Tak Bisa Ceramah di Ramadhan 2023, Para Artis Hijrah Ikut Mendoakan: Sakit Apa?

1 Ramadan 2023 Menurut Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 6 Februari 2023 juga menetapkan awal Ramadhan tahun ini jatuh pada 23 Maret.

Hal itu berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.)/E/2023 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 Hijriah.

Ketua PP Muhammadiyah Syamsul Anwar mengatakam ketetapan ini dihasilkan dari perhitungan benda langit atau hisab menggunakan kriteria wujudul hilal.

“Muhammadiyah menetapkan (awal bulan Hijriah) tidak berdasarkan penampakannya, tetapi posisi geometris Matahari, Bumi, dan Bulan,” kata Syamsul dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

1 Ramadhan 2023 Menurut Pemerintah

Sumber: Kompas TV
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved