Senin, 11 Mei 2026

Bacaan Niat

Niat Sholat Witir 1, 2 dan 3 Rakaat Sendiri dan Berjamaah Lengkap Tata Cara Serta Doanya

Niat sholat witir 1, 2 atau 3 rakaat adalah Ushallii sunnatan minal witri rak'atal (rak'ataini/tsalasa) (imaman/ma'muman) lillaahhi ta'aalaa.

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Sripo
Ilustrasi Niat Sholat Witir 1, 2 dan 3 Rakaat Sendiri dan Berjamaah Lengkap Tata Cara Serta Doanya - Sholat Witir adalah sholat sunnah yang dilaksanakan sebagai penutup dari ibadah sholat malam seperti tarawih dan tahajud. Niat sholat witir 1, 2 atau 3 rakaat adalah Ushallii sunnatan minal witri rak'atal (rak'ataini/tsalasa) (imaman/ma'muman) lillaahhi ta'aalaa. 

Secara umum tata cara sholat witir 1, 2 dan 3 rakaat bisa dibilang sama. Hanya saja, ada umat muslim yang melaksanakan sholat witir 3 rakaat dengan cara dipecah yakni 2+1 rakaat.

Sementara tata caranya sama, yang membedakan hanya pada bacaan niatnya saja.

Berikut tata caranya:

  •  Niat sholat witir sendiri untuk 2 rakaat
  • Takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati
  • Baca Surat Al-Fatihah dan setelah itu membaca salah satu surat dalam alquran
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri kembali pada rakaat kedua
  • Baca surat Surat Al-Fatihah dan membaca salah satu surat dalam alquran
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk tasyahud akhir rakaat kedua
  • Salam pada akhir rakaat kedua

Doa dan dzikir setelah sholat Witir

Bacaan doa dan dzikir setelah sholat witir adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Subhaanal malikil qudduus. (Dibaca 3x)

Artinya: “Mahasuci Tuhan yang kudus.” (H.R. Nasa’i)

ِسُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْح

Subbuuhun, quddusun, rabbunaa wa rabbul malaaikati war ruuhi.

Artinya: “Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan ruh Jibril.” (H.R. Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni).

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allahumma innii a’uudzu bika bi ridhaaka min sakhatika wa bi mu’aafaatika min ‘uquubatika, wa a’uudzu bika minka laa uhshii tsanaa-an ‘alaika, anta kamaa atsnaita ‘alaa nafsik.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan keselamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri.” (H.R. Abu Dawud)

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْاَلُكَ إِيْمَانًا دَاِئمًا وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا وَنَسْأَلُكَ عَمَلًا صَالِحًا وَنَسْأَلُكَ دِيْنًا قَيِّمًا وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ وَنَسْأَلُكَ الْغِنَى عَنِ النَّاسِ

أَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخَشُعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا أَللهُ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Sumber: bangkapos.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved