Rabu, 29 April 2026

Ramadhan 2023

Sejarah Nuzulul Quran dan 4 Peristiwa Penting Pada 17 Ramadhan

Nuzulul Quran merupakan kejadian yang sangat esensial dalam sejarah peradaban Islam yang terjadi di bulan suci Ramadhan.

Tayang:
Editor: fitriadi
Freepik.com
Ilustrasi Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1444 H. Nuzulul Quran merupakan kejadian yang sangat esensial dalam sejarah peradaban Islam yang terjadi di bulan suci Ramadhan.Nuzulul Quran merupakan kejadian yang sangat esensial dalam sejarah peradaban Islam yang terjadi di bulan suci Ramadhan. 

BANGKAPOS.COM - Ada malam istimewa pada bulan Ramadhan.

Malam itu adalah malam Nuzulul Quran.

Umat Islam di seluruh dunia akan memperingati Nuzulul Quran pada setiap tanggal 17 Ramadhan.

Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya Alquran pertama kali kepada Nabi Muhammad pada malam ke-17 bulan Ramadhan.

Karena itulah Nuzulul Quran merupakan kejadian yang sangat esensial dalam sejarah peradaban Islam yang terjadi di bulan suci Ramadhan.

Malam Nuzulul Quran memiliki keistimewaan bagi umat Islam
Karena itu, umat muslim memperingatinya pada setiap malam ke- 17 Ramadhan.

Tidak hanya sebatas memperingati, tapi umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal ibadah pada momen istimewa dan bersejarah tersebut.

Sejarah Nuzulul Quran

Sejarah Nuzulul Quran terjadi pada saat Rasulullah SAW pertama kali menerima wahyu Alquran di Gua Hira pada tahun 610 Masehi. Peristiwa ini terjadi pada bulan Ramadhan.

Pada saat pertama kali turun, surah yang dibacakan kepada Rasulullah SAW adalah surah Al-Alaq ayat 1 sampai 5.

Sebelum mendapatkan wahyu di Gua Hira, Nabi Muhammad sudah sering melakukan perenungan.

Beliau memikirkan tentang hakikat kebenaran yang jauh dari kehidupan masyarakat jahiliyah pada saat itu.

Kebiasaan ini sudah dilakukan oleh Nabi Muhammad sejak dari sebelum ia menikah dengan Khadijah.

Setiap bulan Ramadhan, Nabi Muhammad menyendiri di gua tersebut. Rasulullah SAW membawa perbekalan makanan untuk beribadah.

Lokasi Gua Hira sangat strategis dan nyaman dijadikan tempat beruzlah.

Gua Hira terletak di Jabal Nur, gunung yang berada di Kota Makah Saudi Arabia.

Lalu terjadilah peristiwa besar di bulan Ramadhan yang disebut turunnya ayat Alquran pertama.

Peristiwa turunnya Alquran di bulan Ramadhan tersebut lalu dikabarkan oleh Nabi Muhammad untuk pertama kalinya kepada istrinya, Khadijah.

Lalu istrinya percaya dan membenarkan atas risalah besar yang akan diemban oleh Nabi Muhammad sebagai seorang Rasul.

Dikutip dari Tribunjabar.id, Dosen Ahli Ilmu Hukum Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr Syahrul Anwar, mengatakan ada beberapa riwayat yang menjelaskan peristiwa Nuzulul Quran.

Riwayat pertama yaitu menyatakan Alquran diturunkan secara langsung dari Lauhu Mahfudz ke Baitul Izzah (langit dunia).

"Dalam riwayat ini, peristiwa Nuzulul Quran tersebut diturunkan secara bertahap dan berangsur-angsur," kata Dosen Ahli Ilmu Hukum Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr Syahrul Anwar, pada Selasa (21/5/2019).

Syahrul Anwar menjelaskan, dalam riwayat tersebut tahap pertama Alquran diturunkan secara langsung dari di Lauhu Mahfudz ke Baitul Izzah (Langit Bumi).

Alquran di Lauhu Mahfudz adalah tersimpan yang tidak bisa diketahui kecuali oleh Allah SWT semata.

Sebagaimana diketahui, eksistensi Lauhul Mahfudz itu merupakan sebagai tempat catatan dari segala hal yang ditentukan dan diputuskan Allah dari semua kejadian.

Adapun di tahap kedua, Alquran turun dari Baitul Izzah ke bumi secara berangsur-angsur.

"Penurunan secara berangsur-angsur tersebut sesuai dengan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa nabi," ujarnya.

Syahrul Anwar mengatakan, setiap peristiwa dan kejadian itu disebut menjadi asbabul nuzul, yaitu sebab muasal diturunkannya Alquran berkaitan dengan peristiwa tertentu.

Sudah barang tentu semua kejadian tersebut melalui tahapan ketiga yaitu melewati malaikat Jibril yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW.

Melalui Malaikat Jibril, Alquran disampaikan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad berupa beberapa ayat dari sebuah surat atau sebuah surat pendek secara lengkap.

Syahrul menjelaskan penyampaian Alquran secara berangsur-angsur tersebut keseluruhan memakan waktu lebih kurang 23 tahun kenabian.

Yakni 13 tahun saat Nabi tingggal di Makkah sebelum hijrah dan 10 tahun saat Nabi hijrah ke Madinah.

Permulaan turunnya Alquran adalah pada malam 17 Ramadhan saat Nabi telah berusia 40 tahun.

"Di usia 40 tahun tersebut terjadi peristiwa Nubuwwah, di mana seseorang sudah memiliki kecakapan di dalam bersikap dan berdakwah," ujarnya.

Sewaktu itu Nabi sedang berkhalwat/bertahanus (meditasi) di dalam Gua Hira di atas Jabal Nur.

Ayat yang pertama kali turun sebagaimana diketahui yaitu ayat 1-5 surat Al Alaq.

4 Peristiwa Besar di 17 Ramadhan

Pada 17 Ramadan, ada banyak peristiwa besar dan bersejarah yang terjadi.

Setidaknya ada 4 peristiwa besar pada 17 Ramadhan, dikutip dari Banjarmasinpost.co.id.

1. Kemenangan Perang Badar

Tanggal 17 Ramadhan 2 H / 13 Maret 623 M umat muslim merayakan kemenangan di dalam Perang Badar Raya.

Peristiwa ini merupakan tonggak perjuangan umat muslim yang dipimpin Nabi Muhammad melawan orang-orang Quraisy yang selama 13 tahun melakukan penindasan terhadap kaum muslimin.

Pertempuran di Badar adalah pertempuran besar pertama antara umat Islam melawan musuh-musuhnya.

Perang ini terjadi pada 17 Maret 624 Masehi atau 17 Ramadhan 2 Hijriah.

Pasukan kecil kaum Muslim yang berjumlah 313 orang bertempur menghadapi pasukan Quraisy dari Mekkah yang berjumlah 1.000 orang.

Setelah bertempur habis-habisan sekitar dua jam, pasukan Muslim menghancurkan barisan pertahanan pasukan Quraisy, yang kemudian mundur dalam kekacauan.

2. Wafatnya Ali Bin Abi Thalib

Tanggal 17 Ramadhan 40 H / 12 Agutus 660 M menjadi hari berkabung bagi umat muslim.

Pada hari tersebut Kholifah Ali bin Abi Thalib syahid akibat sabetan pedang Ibnu Muljam yang mendarat di kepala menantu Nabi Muhammad.

Diceritakan waktu itu Ali bin Abi Thalib sedang berada di masjid untuk menjalankan ibadah Salat Subuh.

Ali bin Abi Thalib, termasuk orang yang pertama masuk Islam (as sabi-qunal awwalun).

Beliau dikenal sebagai pemuda yang sangat gagah dan pemberani, fasih berbahasanya dan luas ilmunya.

Disamping sebagai keponakan Rasulullah SAW, beliau juga salah satu menantu kesayangan Rasulullah SAW.

3. Kemenangan Atas Byzantium

Tanggal 17 Ramadhan 218 H / 12 Agustus 838 M Umat islam menetapkan kemenangan atas Bynzantium dalam Perang Amoria dibawah kepemimpinan Khalifah Al Mu’tashim Billah, salah seorang khalifah dari khilafah Abbasiyah.

Perang Amoria disulut atas permohonan umat Islam di negeri itu kepada khalifah yang terkenal dengan ungkapan “wa mu’tashimah”.

Beliau mengirim pasukan yang besar dan dahsyat untuk memberi pelajaran kepada penguasa Bynzantium saat itu untuk tidak meremehkan umat Islam yang ada di negerinya.

4. Indonesia Merdeka

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 disebut-sebut juga bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan.

Meski begitu masih terjadi perdebatan, pasalnya menurut perhitungan pelaku sejarah dan beberapa ahli pembacaan detik-detik proklamasi itu bertepatan 9 Ramadhan.

Meski begitu tetap saja kemerdekaan Indonesia pada saat bulan Ramadhan.

Nah, itulah sejarah turunnya ayat Al quran pertama kali atau Nuzulul Quran, dan peristiwa-peristiwa penting di tanggal 17 Ramadhan.

(Bangkapos.com/Fitriadi)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved