CEK FAKTA Ida Dayak ke Arab Obati Pangeran Arab

Kabar Ida Dayak, wanita Kaltim yang viral karena pengobatan untuk patah tulang hingga stroke, ke Arab untuk obati panngeran Arab adalah hoaks.

Editor: Dedy Qurniawan
Tribun Medan
Ilustrasi CEK FAKTA Ida Dayak ke Arab Obati Pangeran Arab 

Foto tersebut pada saat Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud memberikan anugerah penghargaan King Abdul Aziz Medal kepada Presiden Jokowi di Istana Al-Salam Diwan Malaki, Jeddah pada 2015 silam.

Baca juga: Pesulap Merah Bongkar Keilmuan Ida Dayak Perempuan Sakti Asal Kaltim

CEK FAKTA

Kabar mengenai kunjungan Ida Dayak ke Arab Saudi untuk obati pangeran Arab ini juga merupakan hoaks.

Kabar itu kembali dipatahkan karena pada 1 April 2023, Ida Dayak diketahui masih berada di wilayah Bogor, lalu pada 3 April 2023 pindah ke wilayah Depok.

Kesimpulannya, kabar mengenai Ida Dayak mengobati Pangeran Arab Saudi dapat dipastikan adalah hoaks.

Diketahui, Al-Waleed telah terbaring di tempat tidur selama lebih dari 17 tahun.

Kejadian bermula ketika dia mengalami musibah kecelakaan pada 2005.

Musibah kecelakaan yang membuatnya koma tersebut dialami Al-Waleed ketika hendak menempuh studi pada perguruan tinggi militer di London.

Dia mengalami pendarahan otak akibat kecelakaan tersebut dan banyak yang mengatakan Al-Waleed terkena "mati otak".

Usaha keluarga untuk kesembuhan Al-Waleed dengan mendatangkan tiga orang dokter dari Amerika Serikat dan seorang dokter asal Spanyol untuk mengatasi pendarahan di kepalanya.

Namun Al-Waleed masih berada dalam kondisi koma sampai saat ini, oleh karenanya dia juga dikenal dengan julukan "Pangeran Tidur".

Baca juga: Ida Dayak Tak Pernah Lagi Pakai Minyak Sakti, Pesulap Merah Senang

Profil Ida Dayak

Ida Dayak merupakan sosok wanita yang viral lantaran diyakini mampu menyembuhkan patah tulang dan stroke.

Dikutip dari Tribunnewswiki.com, Ida Dayak merupakan wanita kelahiran Pasir Balengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur pada 3 Juli 1972.

Wanita yang mempunyai nama asli Ida Andriyani itu banyak didatangi orang secara berbondong-bondong ketika melakukan pengobatan di suatu tempat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved