Kamis, 9 April 2026

Doa

Doa Malam Lailatul Qadar, Dibacakan 10 Malam Terakhir Puasa Ramadhan

Doa malam Lailatul Qadar, dibacakan setiap 10 Malam terakhir bulan puasa Ramadhan.

Penulis: Widodo | Editor: Widodo
bangkapos.com
Ilustrasi berdoa. Doa malam Lailatul Qadar, dibacakan setiap 10 Malam terakhir bulan puasa Ramadhan. 

BANGKAPOS.COM -- Malam Lailatul Qadar menjadi malam yang amat istimewa bahkan lebih istimewa dari malam 1000 bulan.

Malam Lailatul Qadar jatuh di sekitar 10 malam terakhir Ramadhan.

Hal itu sebagaimana tercantum di dalam hadits riwayat Bukhari nomor 2.027.

فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ وَالْتَمِسُوهَا فِي كُلِّ وِتْرٍ

Artinya: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, carilah pada malam-malam ganjil.

Pada sepuluh hari terakhir tersebut, umat Islam dapat memperbanyak ibadah, salah satunya memperbanyak salat mapun doa.

Doa Malam Lailatul Qadar

Berikut Doa malam lailatul qadar berdasarkan riwayat Imam At-Tirmidzi dikutip dari NUonline.

 اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah)

Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah.

Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).”

Adapun bunyi hadits riwayat Imam At-Tirmidzi adalah sebagai berikut:

وَعَنْ عائشة رضي الله عنها: قالت: «قلت: يا رسولَ الله إِنْ وَافَقْتُ ليلةَ القَدْرِ ، ما أَدْعُو به؟ قال: قُولي: اللهم إنك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُ الْعَفْوَ فاعْفُ عَنِّي» أخرجه الترمذي

Artinya, “Dari sayyidah Aisyah ra, ia bercerita, ia pernah bertanya, ‘Wahai Rasulullah, jika aku kedapatan menjumpai lailatul qadar, bagaimana doa yang harus kubaca?’

Rasulullah saw menjawab, ‘Bacalah, ‘Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī,’’” (HR At-Tirmidzi).

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved