Berita Pangkalpinang
Tips Sehat Hadapi Cuaca Panas Menurut BMKG Pangkalpinang dan BPBD Bangka Belitung
Warga diimbau memperbanyak konsumsi buah-buahan serta vitamin untuk menjaga stamina tubuh ketika sering terpapar suhu yang cukup menyengat
Penulis: Ardhina Trisila Sakti CC | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang menyebutkan, beberapa hari terakhir cuaca panas ekstrem tengah melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Guna menghindari dehidrasi, warga diminta mengonsumsi air putih yang cukup.
“Kami mengimbau warga agar menjaga kondisi tubuh dalam kondisi cukup cairan/hidrasi,” ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang, Kurniaji, Senin (24/4).
Dia juga mengimbau warga untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan serta vitamin untuk menjaga stamina tubuh ketika sering terpapar suhu yang cukup menyengat dan kelembaban yang cenderung rendah ke depannya.
Lanjutnya untuk masyarakat yang banyak beraktivitas di rumah, sebaiknya lebih banyak istirahat dan untuk yang banyak beraktivitas di luar rumah usahakan jangan terlalu sering terpapar dengan sinar matahari langsung dan
kalaupun harus terpaksa banyak kegiatan di luar rumah, jangan terus-terusan dibawah sinar matahari.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengingatkan agar masyarakat tetap waspada saat berwisata pada cuaca panas ekstrem yang melanda di wilayah Pulau Bangka saat ini.
Mikron menghimbau masyarakat perlu menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit agar tetap sehat.
"Untuk masyarakat yang akan berwisata atau mengunjungi pantai, sangat ini cuaca ekstrem, artinya panas luar biasa. Apabila berlibur ke pantai, diharapkan dapat menggunakan tabir surya atau penutup kepala, saat ini sinar ultraviolet dapat membahayakan kesehatan yakni kulit," ujar Mikron, Selasa (25/4/2023).
Dia menyarankan dengan kondisi cuaca panas ini, masyarakat lebih memilih untuk beraktivitas di dalam rumah.
"Kami harapkan masyarakat yang sudah atau hendak ke pantai itu mempersiapkan hal seperti itu, disamping itu, lebih baik untuk cuaca terik tidak beraktivitas di laur ruangan," katanya.
Selain memperhatikan hal-hal tersebut, Mikron menyarankan untuk sering dalam memantau informasi cuaca terkini.
"Kita harus memperhatikan perkiraan cuaca, yang diinformasikan BMKG, baik angin dan gelombang serta hujan. Kami berharap masyarakat sadar akan resiko yang terjadi agar selama dalam berwisata," katanya.
Penyebab Panas
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka, Ridwan mengatakan suhu panas tidak hanya melanda Pulau Bangka, namun di seluruh Indonesia suhu udara dalam beberapa hari ini di Bangka mencapai 36 derajat celsius.
“Kondisi panas saat ini akibat terjadi gelombang panas di seluruh Asia berakibat naiknya suhu. Sebenarnya Indonesia tidak terkena gelombang panas namun tetap terkena dampak dengan naiknya suhu udara,” kata Ridwan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230425-cuaca-panas-ekstrem.jpg)