Kamis, 16 April 2026

Momen Hardiknas, Pemkab Bangka Tengah Terus Implementasikan Kurikulum Merdeka

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen terus mengimplementasikan kurikulum merdeka sebagai wujud transformasi pendidikan.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: M Ismunadi
Bangkapos/Arya Bima Mahendra
Dialog Ruang Tengah Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman (kanan) dan Kepala Dinas Pendidikan Bateng, Iskandar pada momentum Hardiknas, Selasa (2/5/2023). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berkomitmen terus mengimplementasikan kurikulum merdeka sebagai wujud transformasi pendidikan.

Hal itu diungkapkan secara langsung melalui Dialog Ruang Tengah Bangka Pos bersama Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dan Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar di momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Selasa (2/5/2023).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2023 ini adalah momentum yang luar biasa.

Apalagi kata dia saat ini dunia pendidikan di Indonesia sudah menerapkan kurikulum merdeka yang implementasinya akan terus pihaknya lakukan.

"Kurikulum merdeka ini terbilang baru bagi anak-anak untuk bisa terbiasa dengan hal itu. Tapi saya melihat geliatnya sudah ada," ucap Algafry.

Menurut dia, dengan adanya implementasi kurikulum merdeka ini membuat pelajar mempunyai semacam otonomi khusus untuk belajar.

"Misalnya kalau ada yang sukanya belajar bisnis, maka di sekolah itu sudah mulai ditampakkan pelajaran tentang bisnis," terangnya.

Baca juga: Pj Gubernur Suganda Pimpin Upacara Hardiknas 2023

Oleh karena itu dia menilai bahwa kurikulum merdeka ini memudahkan akselerasi anak untuk bisa menjadi apa yang diinginkan.

Kendati demikian, dirinya menitikberatkan kepada para guru agar mampu membimbing murid supaya dalam melakukan sesuatu keinginan harus tetap dibarengi dengan akhlak yang bagus.

"Ini adalah kurikulum merdeka yang coba kita padukan dan tawarkan kepada murid-murid kita," tuturnya.

Dirinya berharap, di Hardiknas ini adalah momentum untuk menyelaraskan hati, pikiran, semangat dan seluruh jiwa raga untuk bersama-sama menuju dunia pendidikan yang lebih baik.

"Semua itu harus selaras, dengan tujuan hidup akhirnya kita berhasil menjadi manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Karena untuk menggapai dunia dan akhirat, semuanya harus melalui pendidikan," harapnya.

Baca juga: Hardiknas 2023, Rudianto Tjen Harap Pendidikan Karakter Siswa Diperkuat

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar mengatakan bahwa kurikulum merdeka sudah diterapkan cukup baik di sekolah-sekolah penggerak yang ada di Bangka Tengah.

"Ada 8 sekolah penggerak yang sudah menjalankan dengan cukup efektif dan dibantu oleh pemerintah untuk dananya," ungkap Iskandar.

Kendati demikian, Iskandar menyebutkan bahwa seluruh sekolah yang ada di Bangka Tengah sudah 100 persen diminta menjalankan kurikulum merdeka.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved