Berita Bangka Pos Hari Ini

Tabrakan Maut di Jalan Raya Namang, Briptu Pandapotan Purba Tewas, Dia Seharusnya Ujian Hari Ini

Briptu Pandapotan Purba yang tewas tabrakan di Jalan Raya Desa Namang, Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (9/5/2023) pagi.

|
Editor: nurhayati
Bangkapos/Arya Bima Mahendra
Mobil Toyota Avanza yang ditumpangi Briptu Pandapotan Purba yang tampak ringsek dan kini sudah dievakuasi di halaman belakang Kantor Satlantas Polres Bangka Tengah, Selasa (9/5/2023). 

Tiga kavling tenda dan tumpukan kursi plastik menjadi pemandangan pertama yang terlihat di
rumah duka mendiang Briptu Pandapotan Purba, anggota Polresta Pangkalpinang yang meninggal dunia usai terlibat laka lantas di Jalan Raya Desa Namang.

Sejumlah pria setengah baya tampak berbincang- bincang di halaman depan rumah.

Mereka menunjukan ekspresi berduka dan tidak menyangka atas kejadian ini.

Begitu pula para ibu-ibu yang sebagian besar tampak mengenakan ulos (kain khas batak) yang sudah datang melayat sejak pagi.

Saat iring-iringan mobil dari Satlantas Polres Bangka Tengah, Satlantas Polresta Pangkalpinang dan ambulans RS Bhayangkara Polda Babel tiba di rumah duka, para pelayat langsung beranjak dari tempat duduknya.

Seorang pria yang diketahui ayah dari mendiang Briptu Pandapotan tampak lemas ketika turun dari ambulans yang membawa jenazah anaknya.

Bahkan untuk berjalan pun, dia tampak tidak kuat, langkahnya terlihat gontai sehingga harus dibopong oleh sejumlah orang.

Sementara sejumlah anggota kepolisian dibantu warga tampak mengotong jenazah almarhumyang terbaring kaku di dalam peti jenazah daridL dlam ambulans menujuk ke dalam rumah duka yng diiringi suara tangis dari kerabat dan keluarga korban.

Para tetangga dan kerabat yang sebelumnya  sudah menunggu kedatangan jenazah mencoba menenangkan keluarga mendiang Briptu Pandapotan yang terlihat sangat berduka.

Suasana haru semakin menjadi-menjadi tatkala adik-adik korban menangis histeris. 

Bahkan ibunda almarhum jatuh pingsan saat membuka petik ayu yang berisi anak sulungnya itu.

“Pingsan ibunya, soalnya enggak ada yang nyangka kalau begini. Padahal dia (Briptu Pandapotan Purba-red) rencananya mau melanjutkan pendidikan ke Semarang,” ungkap seorang tetangga korban, Janter (32).

Ia menyebutkan, Briptu Pandapotan Purba merupakan anak laki-laki satu-satunya di keluarga itu.

Selain itu, almarhum juga adalah anak paling tua dengan tiga adik perempuan dan menjadi kesayangan dari kedua orangtuanya.

“Bapak sama ibunya itu ngejaga banget lah pokoknya, sayang sekali karena anak laki-laki satu-satunya,” ucap Janter.

Karena masih lajang, Briptu Pandapotan sering ke rumah orangtuanya saat sedang libur kerja,
meskipun sebenarnya dia sudah menetap dan mempunyai rumah sendiri di daerah Lontong Pancur, Pangkalpinang.

Janter mengungkapkan, saat pulang ke rumah orangtuanya di Koba, Briptu Pandapotan Purba lebih banyak di rumah ketimbang pergi keluar nongkrong.

“Ibaratnya dia itu dijaga orangtuanya sudah kayak ngejaga telur. Kadang kalau mau ke sini (Koba-red) juga dijemput sama bapaknya pakai mobil,” jelasnya.

Oleh karena itu, tidak heran jika orangtuanya merasa sangat terpukul, kehilangan anak yang sangat disayang dan dibanggakan itu. (u2/riz)

Rajin dan Pandai Bergaul

Briptu Pandapotan Purba yang sehari-harinya bertugas di bagian SDM Polresta Pangkalpinang, meninggal dunia akibat mengalami laka lantas, Selasa
Briptu Pandapotan Purba yang sehari-harinya bertugas di bagian SDM Polresta Pangkalpinang, meninggal dunia akibat mengalami laka lantas, Selasa (Dok/Polresta Pangkalpinang)

REKAN dan dosen, Briptu Randapotan Purba di STIH Pertiba Pangkalpinang, merasakan kehilangan sosok almarhum yang dikenal pandai bergaul dan memiliki rasa keingintahuan tinggi.

Anggota kepolisian yangberdinas di bagian SDM Polresta Pangkalpinang ini mengalami kecelakaan di Jalan Raya DesaNamang, Kabupaten BangkaTengah sekitar pukul 05.30 WIB.

Mobil yang ditumpangi Briptu Pandapotan menabrak tru sehingga korban meninggal dunia

Padahal pada hari yang sama, Briptu Pandapotan Purba dijadwalkan mengikuti ujian tengah semester (UTS) dengan mata
kuliah Kapita Selekta Hukum Pidana pada pukul 14.30 WIB.

Dia seharusnya mengisi absensi UTS pada nomor urut lima.

Ketua Kelas Sri Adelia Patricia mengungkapkan sifat Briptu Pandapotan Purba yang banyak disukai oleh rekan-rekannya sesama mahasiswa.

Sri mengaku walaupun terkesan pendiam,a lmarhum juga kadang kala kerap melontarkan candaan bersama teman-teman di kampus.

“Sejauh ini Kak Pandapotanitu kalau ngobrol memang jarang, tapi kadang suka bercanda juga karena pergaulannya juga baik,” ucap Patricia.

Dengan sifat yang baik ini lah, membuat teman-teman sekelasnya, seakan tak percaya Briptu Pandapotan telah tiada.

“Awalnya dapat informasi dari grup sekitar pukul 8.30 WIB, kita langsung konfirma-
si ke dosen kaget juga soalnya,” ungkap Sri.

Sementara dosen di STIH Pertiba AKP Adi Putra yangjuga merupakan Kabag Ops Polres Bangka Tengah, mengatakan Briptu Pandapotan Purba merupakan sosok anak yang rajin terbukti dengan se-
lalu mengumpulkan tugas-tugas kuliahnya.

"Tugas kuliahnya sempat dikumpulkan ke ketua kelas, jadi anak ini memang anak rajin. Anakini aktif kalau dalam mata kuliah saya sering bertanya, tentang update suatu peristiwa pidana. jadi walaupun agak pendiam, tapidia aktif dan rasa ingin tahunya itu tinggi,” jelasnya. (riz)

Jalur Rawan Kecelakaan

Mobil Avanza hitam yang ditumpangi Briptu Pandapotan Purba (anggota Polresta Pangkalpinang) yang ringsek usai terlibat tabrakan di Jalan Raya Desa Namang, Selasa (9/5/2023) pagi.
Mobil Avanza hitam yang ditumpangi Briptu Pandapotan Purba (anggota Polresta Pangkalpinang) yang ringsek usai terlibat tabrakan di Jalan Raya Desa Namang, Selasa (9/5/2023) pagi. (Dok/Polsek Namang)

BERKACA dari kecelakaan di Jalan Raya Desa Namang, Kecamatan Namang, Bangka Tengah yang menewaskan Briptu Pandapotan Purba anggota Polresta Pangkalpinang, Selasa (9/5) pagi, Kasatlantas

Polres Bangka Tengah, Iptu Beni Fernanda mengimbau agar masyarakat senantiasa berhati-hati dalam berkendara.

“Terutama ketika berkendara melintasi ruas-ruas jalan yang rawanterjadi kecelakaan,” ujar Iptu Beni kepada Bangka Pos, Selasa (9/5/2023).

Ia menjelaskan, ada beberapa ruas jalan di Bangka Tengah yang memang dianggap rawanterjadi kecelakaan. Misalnya di ruas Jalan Penyak, tepatnya diantara Dusun Pal Empat hingga ke Desa Kurau. Kemudian di ruas Jalan Raya Sungaiselan dan ruas Jalan Munggu-Lampur.

“Lalu yang di Namang (Lokasi kecelakaan Briptu Pandapotan) ini juga rawan, apalagi yang de-
kat jembatan itu karena memang minim penerangan,” bebernya.

Lebih lanjut, dirinya mengimbau masyarakat agar rutin mengecek kondisi fisik kendaraan yang akan digunakan sebelum berkendara.

“Cek kondisi ban dan lain lain sebelum berkendara serta tetap waspada dan selalu berdoa sebelum sebelum berpergian,” imbaunya. (u2)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved