4 Jam Diperiksa, Molen Tak Berkomentar
Diperiksa sekitar 4 jam, Maulan Aklil keluar dari gedung KPK sekitar pukul 14.10 WIB. Molen memilih enggan berkomentar terkait klarifikasi LHKPN ini.
BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) memenuhi panggilan klarifikasi atas Laporan Harta Kejayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (17/5/2023).
Diperiksa sekitar 4 jam, Maulan Aklil keluar dari gedung KPK sekitar pukul 14.10 WIB.
Molen memilih enggan berkomentar terkait klarifikasi LHKPN ini.
Dikutip dari kompas.com, ia terlihat langsung melangkah cepat meninggalkan gedung lembaga antirasuah itu.
Saat wartawan bertanya mengenai klarifikasi KPK, Maualan Aklil tidak memberikan jawaban.
Aklil pun tetap diam ketika wartawan bertanya mengenai harta kekayaannya.
Berdasarkan penelusuran Kompas.com di situs resmi KPK, kekayaan Maulan Aklil justru berkurang pada 2021.
Pada 2018, kekayaannya yang dilaporkan sebesar Rp 10.813.673.054.
Jumlah itu naik menjadi Rp 11.147.444.050 pada 2019.
Pada 2020, kekayaan Maulan Aklil naik menjadi Rp 11.401.119.603.
LHKPN Aklil turun pada 2021 menjadi Rp.11.380.412.373.
Kekayaan Maulan Aklil didominasi 11 bidang tanah dan bangunan senilai Rp 11.105.200.000. Sebanyak tiga di antaranya tercatat bersumber dari hibah tanpa akta.
Selain mengklarifikasi LHKPN milik Maulan Aklil, KPK juga melakukan klarifikasi terhadap LHKPN Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim pada Rabu ini.
Sama dengan Maulan Aklil, Chusnunia juga tak memberi jawaban ketika ditanya wartawan usai pemeriksaan. Diberitakan sebelumnya, dalam LHKPN periodik 2021 yang dilaporkan pada 7 Maret 2022, LHKPN Chusnunia tercatat sebesar Rp 13.663.133.913.
Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 6.887.100.000 di antaranya merupakan tanah dan bangunan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230517-Diperiksa-sekitar-4-jamMaulan-Aklil-keluar-dari-gedung-KPK-sekitar-pukul-1410-WIB.jpg)