Tribunners
Pentingnya Jurnal Penyesuaian dalam Laporan Keuangan
Jurnal penyesuaian perusahaan dagang merupakan suatu jurnal yang penting dan sebaiknya dimiliki oleh sebuah perusahaan dagang
Oleh: Israndani, S.Pd. - Guru Komputer Akuntansi SMKN 1 Pangkalpinang
MATA pelajaran akuntansi adalah mata pelajaran yang berisi kompetensi akuntansi untuk profesi teknisi akuntansi junior berupa pengolahan, pencatatan, pengelompokan, penyajian data transaksi yang berhubungan dengan keuangan. Mata pelajaran ini berfungsi untuk menumbuhkembangkan kompetensi para peserta didik dalam memahami ekonomi bisnis dan administrasi umum, menerapkan akuntansi perusahaan jasa, dagang dan manufaktur, menerapkan akuntansi lembaga/instansi pemerintah, menerapkan akuntansi keuangan, mengoperasikan aplikasi komputer akuntansi, serta menerapkan perpajakan.
Berbekal sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dipelajari pada mata pelajaran akuntansi, peserta didik dapat bekerja di dunia kerja yang sesuai, berwirausaha, dan/atau melanjutkan pendidikan sesuai dengan kejuruannya. Dalam pembelajaran akuntansi, salah satu materi yang diajarkan sesuai dengan capaian adalah jurnal penyesuaian yang harus dipelajari sehingga dapat melanjutkan ke materi berikutnya sesuai dengan siklus akuntansi yang akhirnya menghasilkan sebuah laporan keuangan.
Jurnal penyesuaian perusahaan dagang merupakan suatu jurnal yang penting dan sebaiknya dimiliki oleh sebuah perusahaan dagang. Hal ini karena jurnal penyesuaian perusahaan dagang akan melakukan pencatatan suatu transaksi yang sudah terjadi pada suatu perusahaan dagang, tetapi belum dilakukan pencatatan pada jurnal penyesuaian perusahaan dagang serta digunakan. Jurnal penyesuaian perusahaan dagang juga merupakan sebuah jurnal yang akan memasukkan transaksi yang sudah dicatat secara manual atau dengan software akuntansi, tetapi transaksi tersebut masih memerlukan sebuah koreksi sehingga nilainya menjadi sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Dalam jurnal penyesuaian perusahaan dagang ini sendiri dapat dikategorikan menjadi dua yaitu dalam bentuk deferal atau juga dikenal sebagai pengakuan pendapatan serta beban yang akan dicatat pada akun dan akrual (pengakuan atas pendapatan serta beban yang belum dicatat pada akun).
Pengertian Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang
Secara umum, jurnal penyesuaian perusahaan dagang merupakan sebuah jurnal yang akan digunakan oleh perusahaan dagang ketika ingin melakukan proses pencatatan ataupun pembukuan saldo pada akun tertentu. Maka dari itu, pembuatan jurnal penyesuaian perusahaan dagang merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh suatu perusahaan dan tidak melewatkan proses pembuatan dari jurnal penyesuaian perusahaan dagang. Salah satu hal yang penting untuk dilakukan oleh perusahaan yang bergerak pada bidang perdagangan ini adalah jurnal penyesuaian perusahaan dagang akan memberikan informasi mengenai jumlah dana perusahaan dagang yang sebenarnya sebelum melanjutkan proses penyusunan laporan pada aplikasi laporan keuangan.
Bagi seorang tenaga akuntan pada suatu perusahaan dagang tentu memiliki sebuah prinsip untuk menuliskan laporan jurnal penyesuaian dari perusahaan dagang, salah satunya adalah prinsip yang berbasis akrual. Prinsip berbasis akrual sendiri merupakan sebuah prinsip di mana pengakuan pendapatan pada suatu periode yang sudah diperoleh sehingga pendapatan tersebut bukan hanya pada periode penerimaan kas saja.
Fungsi Penerapan Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang
Bisa dikatakan fungsi dari pembuatan jurnal penyesuaian perusahaan dagang salah satunya adalah untuk menghitung pendapatan sekaligus beban pada periode tertentu. Selain itu, pembuatan dari contoh jurnal penyesuaian perusahaan dagang juga bisa digunakan sebagai salah satu aspek bagi perusahaan untuk menetapkan saldo catatan akun pada buku besar perusahaan yang biasanya akan dilakukan oleh perusahaan pada akhir periode. Berikut adalah beberapa fungsi yang bisa didapatkan oleh perusahaan dagang ketika membuat jurnal penyesuaian perusahaan dagang, antara lain:
1. Menghitung pendapatan dan beban perusahaan dagang selama periode tertentu
Salah satu aspek penting yang bisa didapatkan oleh perusahaan dagang ketika menerapkan dan membuat jurnal penyesuaian ini adalah perusahaan bisa mengetahui bagaimana finansial dari perusahaan dagang itu sendiri. Bahkan, dengan data finansial yang dimiliki perusahaan ini akan membuat perusahaan dagang bisa lebih mudah dalam menghitung pendapatan sekaligus beban perusahaan selama periode tertentu.
2. Menjadi sebuah bukti nyata bagi perusahaan
Ketika seorang akuntan atau tenaga kerja keuangan melakukan proses pembuatan jurnal penyesuaian pada perusahaan dagang, pada akhir periode yang tercantum di dalam jurnal penyesuaian ini perusahaan akan melihat secara jelas. Di dalamnya mengenai akun-akun riil perusahaan mulai dari harta, kewajiban, hingga modal. Oleh karena itu, pembuatan jurnal penyesuaian yang dilakukan oleh suatu perusahaan dagang bisa menjadi bukti yang kredibel karena melalui jurnal penyesuaian, informasi finansial pada suatu perusahaan dagang bisa diakui karena menunjukkan keadaan yang sebenarnya dan proses pembuatan jurnal penyesuaian ini terjadi dalam satu periode.
3. Perkiraan dari perusahaan dagang untuk menunjukkan perkiraan dari akun riil
Ketika suatu perusahaan dagang akan membuat jurnal penyesuaian maka seorang akuntan atau tenaga kerja keuangan akan melakukan proses pencatatan saldo akun pada buku besar perusahaan yang biasanya akan dilakukan pada akhir periode. Dengan melakukan pembuatan jurnal penyesuaian ini akan membuat perusahaan jadi mengetahui bagaimana akun riil khususnya harta dan kewajiban yang dimiliki perusahaan dagang.
Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan sebagai cara yang tepat untuk membuat jurnal penyesuaian perusahaan dagang, antara lain:
1. Beban perlengkapan
Ketika perusahaan dagang meminta tenaga kerja akuntan untuk membuat jurnal penyesuaian untuk akun perlengkapan maka yang harus diingat adalah nominal atau nilai dari perlengkapan yang sudah atau sedang digunakan atau terpakai. Untuk mengetahui berapa nominal dari perlengkapan yang sudah digunakan, maka kita bisa melakukannya dengan cara mengurangi saldo akun perlengkapan awal dengan saldo akun perlengkapan yang masih tersisa.
2. Beban dibayar di muka
Secara umum, beban dibayar di muka merupakan suatu beban yang harus dibayar oleh perusahaan dagang pada periode selanjutnya atau yang akan datang. Perusahaan akan mendapat beban yang seharusnya dibayarkan pada beban yang akan datang, tetapi perusahaan dagang sudah harus melaporkan beban tersebut pada periode saat ini.
3. Penyusutan peralatan
Untuk beban penyusutan peralatan atau dikenal sebagai depresiasi juga sebaiknya dicatat dalam jurnal penyesuaian perusahaan dagang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230216_Israndani-Guru-SMKN-1-Pangkalpinang.jpg)