Berita Pangkalpinang
Ini Harga Pertalite di POM Mini dan SPBU di Pangkalpinang, Selisih Mulai Rp 2.000 - 2.500 Perliter
Kalau peminat dan animonya lumayan untuk tambahan usaha warung, rata rata sehari bisa habis sekitar 40 liter sampai 60 liter Pertalite
Penulis: Antoni Ramli | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -Tahukan anda selisih harga jika membeli BBM jenis Pertalite di POM mini dengan SPBU.
Rata rata selisihnya 2.000 perliter.
Namun tak sedikit POM mini yang selisih harga jualnya mencapai angka Rp 2.500.
Jika kita simak, harga Pertalite di SPBU dibandrol dengan harga Rp 10.000 perliter.
Sementara rata rata harga jual di POM Mini dikisaran Rp 12.000 perliter.
Jamal satu dari sejumlah pemilik toko dan depot POM mini, menyebut usaha yang dijalankan tersebut cukup menjanjikan.
Dalam sehari POM mini mampu menghabiskan puluhan liter Pertalite.
"Kalau peminat dan animonya lumayan untuk tambahan usaha warung, rata rata sehari bisa habis sekitar 40 liter sampai 60 liter Pertalite," kata Jamal, Rabu (24/5/2023)
Rata rata kata Jamal, pembeli di POM mini miliknya warga setempat atau pengendara yang kebetulan melintas.
Alasannya mereka memilih POM mini meminimalisir masih adanya antrian di sejumlah SPBU.
"Kebanyakan warga sekitar Bukit Merapin ini la, atau biasanya pekerja dan pengendara yang kebetulan lewat, kebanyakan kata mereka ribet ngantri di SPBU," pungkas Jamal.
Pertalite tersebut diperoleh Jamal dari sejumlah tengkulak, yang biasa menjakan Pertalite. Tiap liternya dibandrol dengan harga Rp 11.000.
Sementara ditingkat eceran, Jamal menjualnya dengan harga Rp 12.000 perliter.
"Kalau pasokannya ada yang ngater ya, harga 11.000 kita jual lagi ke dengan harga 12.000. Tapi kadang kadang ada juga yang jual di harga 12.500 perliter," pungkas Jamal.
(Bangkapos.com / Anthoni Ramli)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/24052023POM.jpg)