Arab Saudi

Melihat Dari Dekat Jalan Setapak yang Pernah Dilewati Nabi Muhammad SAW di Arab Saudi

Melihat dari dekat jalan setapak yang pernah dilewati Nabi Muhammad SAW di Arab Saudi.

Penulis: Widodo | Editor: Evan Saputra
YouTube Alman Mulyana
Melihat dari dekat jalan setapak yang pernah dilewati Nabi Muhammad SAW di Arab Saudi. 

BANGKAPOS.COM -- Inilah potret jalan setapak di Kota Makkah, Arab Saudi yang pernah dilewati oleh Nabi Muhammad SAW.

Jalan setapak yang pernah dilewati Rasulullah SAW waktu hijrah ke Taif, Arab Saudi.

Sesampai di Taif, Nabi Muhammad tidak diterima secara manusiawi.

Seperti dijelaskan oleh YouTuber Indonesia di Arab Saudi Alman Mulyana diunggah pada 2 Oktober 2022.

Kala itu dia bersama rekannya melintasi jalan setapak tersebut dari atas ketinggian menggunakan kereta gantung.

Kereta gantung di atas gunung memang dikhususkan untuk melihat jalan setapak.

"Bisa teman-teman lihat dan bayangkan betapa beratnya perjuangan Nabi Muhammad SAW untuk memperjuangkan Islam," kata Alman Mulyana.

Kemudian setelah turun Alman dan rekannya berjalan untuk menemui jalan setapak yang dimaksud.

Tampak dalam video tersebut mereka naik ke atas bukit dan terdapat tangga yang berdinding susunan batu.

Di dekat jalan setapak terdapat rumah peninggalan zaman dahulu yang terbuat dari batu dabn beratap pelepah kurma.

Menaiki jalan setapak membutuhkan tenaga dan waktu yang cukup lama.

Kondisi Terkini Masjid Bilal Bin Rabah di Kota Madinah Arab Saudi, Terus Dipadati Jemaah

Bilal bin Rabah adalah seorang sahabat Nabi.

Beliau adalah salah satu sahabat nabi yang pertama kali melakukan azan.

Bilal bin Rabah merupakan seorang budak berasal dari Habasyah yang mengumandangkan adzan pertama kali di dunia.

Bilal lahir di daerah As-sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah, sehingga diperkirakan beliau masuk Islam pada umur 30 tahun.

Ayahnya bernama Rabah, yang merupakan seorang budak.

Sedangkan ibunya bernama Hamamah, juga seorang budak wanita berkulit hitam yang tinggal di Mekah.

Karena kondisi ibunya, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan putra wanita hitam.

Ketika Mekah dihebohkan dengan kemunculan seseorang yang menjadi Rasul, yang menyerukan kalimat Tauhid, Bilal adalah kelompok orang yang pertama memeluk Islam, walau statusnya masih menjadi seorang budak.

Saat Bilal masuk Islam, hanya ada beberapa orang yang telah mendahuluinya memeluk agama baru itu.

Sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, Bilal mendapat tugas sebagai Muadzin lantaran memiliki suara merdu yang mampu membuat orang tergugah.

Untuk mengenang jasanya, dibangunlah sebuah masjid yang berdiri di atas tanah bekas rumah sahabat Rasulullah.

Masjid itu lantas diberi nama Masjid Bilal Bin Rabah.

Lokasinya berada hanya terpaut tiga blok bangunan di sisi selatan pelataran komplek Masjid Nabawi setelah perluasan.

Kondisi terkini masjid Bilal Bin Rabah, seorang muadzin Nabi Muhammad SAW di Arab Saudi.

Diemikian dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube Alman Mulyana pada 21 Maret 2022.

Bangunan masjid ini cukup besar.

Selain itu bangunan ini memiliki keunikan.

Yaitu bangunan masjid menyatu atau dilengkapi dengan shopping center atau pusat perbelanjaan di sisi utara masjid.

"Beginilah kondisi masjid Bilal di Madinah, Arab Saudi," kata Alman.

Masjid Bilal Bin Rabah adalah salah satu masjid bersejarah di kota Madinah.

Masjid ini dibangun sebagai pengingat sosok pengumandang adzan pertama dalam sejarah Islam.

Untuk menuju ke masjidnya, perlu menelusuri lorong toko dan menaiki tangga.

Para pengunjung bisa menunaikan ibadah shalat di lantai dua Masjid Bilal Bin Rabah ini.

Dibangun cukup luas, masjid ini juga dilengkapi pusat perbelanjaan di bagian utaranya.

Tampak dalam video tersebut, para pengunujung cukup memadati pusat perbelanjaan atau pasar di sekitar masjid.

"Alhamdulilah sekerang pasar di pinggir masjid Bilal Bin Rabah ini sudah mulai dipadati pengunjung," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa barang yang dijual di pasar tersebut bukan merupakan bermerek melainkan memiliki historis.

Alman mengatakan bahwa tempat ini meninggalkan berjuta kenangan khususnya bagi orang Indonesia.

"Punya kenangan sendiri bagi mereka misalnya beli sorban di sini," katanya.

(Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved