Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Belitung

Status Bandara HAS Hanandjoeddin Dicabut, Pj Gubernur Babel Khawatir Investor Cabut dari Belitung

Status internasional menjadi domestik di Bandara H AS Hanandjoeddin, Belitung menjadi perbincangan hangat masyarakat. 

Tayang:
Penulis: Nurhayati CC | Editor: nurhayati
Pos Belitung/Novita
Pesawat Lion Air saat di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan. 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG --Status internasional menjadi domestik di Bandara H AS Hanandjoeddin, Belitung menjadi perbincangan hangat masyarakat. 

Sebab, Belitung yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata Indonesia dan menyandang status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata dan Unesco Global Geopark (UGG). 

Bahkan, daerah berjuluk Negeri Laskar Pelangi itu juga pernah sukses sebagai tuan rumah event taraf internasional seperti DWG G20 dan beberapa pertemuan level menteri negara ASEAN. 

Namun sayangnya pemerintah pusat mencabut status bandara internasional Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Saat ini, status bandara berganti sebagai bandara domestik biasa.

Setelah berjalan beberapa tahun, pemerintah daerah, berharap Bandara Hanandjoeddin kembali berstatus sebagai bandara internasional.

Terkait pencabutan status bandara ini Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Suganda Pandapotan menyampaikan permohonan dukungan kepada Bappenas RI dalam mempertahankan status internasional Bandara HAS Hanandjoeddin

Hal ini terkait dengan adanya usulan perubahan status bandara yang sebelumnya internasional menjadi bandara domestik.

Permohonan ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Persiapan Penyelenggaraan ASEAN Blue Economy Forum-Geoventure di Kantor Bupati Belitung, Jumat (2/6/2023).

"Kita berharap itu tetap jadi bandara internasional karena dampaknya sangat luas," ungkapnya pada perwakilan Bappenas RI yang diwakili Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan, Vivi Yulaswati.

Menurutnya, hal tersebut tidak hanya terkait pada tamu-tamu dari luar negeri yang berkunjung ke Pulau Belitung namun juga dengan investor-investor yang telah menanamkan modalnya di Pulau Belitung.

"Jadi banyak investor yang berdasarkan informasi Pak Bupati yang sudah menanyakan," jelasnya.

Dalam penjelasannya, jika status Bandara H.A.S. Hanandjoeddin menjadi bandara domestik maka, kemungkinan besar para investor tidak jadi menanamkan modal di Belitung

Bahkan, yang sekarang sudah menanamkan modal pun mungkin akan cabut dari Belitung

"Ini yang kita harapkan ke depan dari Bappenas untuk Hanandjoeddin (re: bandara) itu tetap menjadi bandara internasional," ungkap Suganda.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved