Senin, 13 April 2026

Berita Belitung

Status Internasional Bandara Hanandjoeddin Belitung Dicabut, Beliadi Harap Kembali Naik

Pemerintah pusat mencabut status bandara internasional Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Wakil Ketua DPRD Bangka BelitungBeliau tidak ada yang bisa dibantu seputar produk dan Beliadi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah pusat mencabut status bandara internasional Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Saat ini, status bandara berganti sebagai bandara domestik biasa.

Setelah berjalan beberapa tahun, pemerintah daerah, berharap Bandara Hanandjoeddin kembali berstatus sebagai bandara internasional.

Baca juga: Bupati Belitung Sebut Status Internasional Bandara HAS Hanandjoeddin Tidak Pernah Dicabut

Baca juga: Menparekraf, Sandiaga Uno Akan Bahas Status Bandara di Belitung ke Rapat Terbatas Presiden Jokowi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, yang sempat kunjungan kerja ke Belitung menyebutkan, status Internasional dapat dikembalikan asal Belitung memiliki destinasi wisata unggulan.

Terkait kondisi tersebut, menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Bangka Belitung, Beliadi, ia menyampaikan kesedihannya terhadap bandara Hanandjoeddin yang turun status.

"Pertama kita sedihlah atas turunnya status bandara HAS Hanandjoeddin dari bandara internasional menjadi bandara nasional. Namun, kami selama ini baik pemerintah provinisi ataupun kabupaten sudah berupaya maksimal," kata Beliadi kepada Bangkapos.com, Senin (5/6/2023).

Namun memang, kata Beliadi tidak adanya pesawat secara ekonomis terbang langsung dari luar negeri ke Belitung, sehingga penyebab penurunan status bandara.

"Itu salah satunya penyebab penurunan status bandara. Selain memang semenjak Covid-19 ekonomi belum pulih benar. Jadi tentu kunjungan wisata ataupun bisnis otomatis menurun drastis," kata politikus Gerindra ini.

Tetapi dengan kondisi saat ini, Beliadi meminta jangan mambuat semuanya lemah, karena untuk kunjungan wisata domistik cukup baik di Belitung saat ini.

"Penurunan status bandara ini bukan berarti Belitung belum cocok disinggahi penerbangan internasional. Belitung sudah sangat cocok G-20 saja sudah terlaksana dengan baik. Pertemuan tingkat tinggi menteri pembangnunan se-Asean juga terlaksana dengan baik," jelasnya.

Namun Beliadi mengakui disektor wisata mancanegara saat ini, para turis banyak memilih terbang ke Jakarta atau Bali. Kemudian ke Belitung.

"Kedepan kita lihat perkembangan jika semua sudah kembali dan ekonomi membaik animo turis yang mau langsung ke Belitung tinggi. Status itu bisa kita kembalikan," harapnya.

Baca juga: Sandiaga Uno Akan Bawa Keresahan Pj Gubernur Soal Status Bandara Belitung ke Istana

Baca juga: Pj Gubernur Suganda Minta Status Internasional Bandara Belitung Dipertahankan

Lebih jauh, ia melihat Pemkab Belitung sedang gencarnya melakukan promosi wisata dan berbenah untuk memperbaiki setiap tempat-tempat wisata.

"Beberapa hari lalu Menteri Pariwisata datang ke Belitung, selama 3 hari, mengunjungi Desa Terong sebagai desa wisata terbaik dan prioritas. Di sana menteri juga ada kegiatan nyulo bersama bupati dan forkopimda. Saya lihat Pemda Belitung terus memaksimalkan usaha untuk meningkatkan pariwisata," kata, Beliadi.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved