Jumat, 10 April 2026

Berita Bangka Selatan

Aik Bakung Seri ke-10, Riza Herdavid Akomodir Semua Permintaan Masyarakat

Kenapa Aik Bakung terus kami giatkan, kqrena untuk menjemput pelayanan ke desa-desa. Karena kalau mereka harus ke kabupaten kan terlalu jauh

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Beberapa karung beras lokal yang dijual lebih murah dalam operasi pasar murah yang digelar di Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Pulau Besar saat operasi pasar Murah Aik Bakung, Rabu (21/6/2023). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Bupati Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Riza Herdavid memindahkan sejumlah pelayanan publik ke sejumlah desa.

Tak hanya itu, ia juga ‘ngantor’ di sejumlah desa selama dua hari berturut-turut. Terhitung sejak tanggal 20-21 Juni 2023.

Di mana kali ini Desa Sumber Jaya Permai (SJP), Kecamatan Pulau Besar jadi tujuan. Sekaligus menjadi lokus program Aik Bakung atau Ajak Bupati Sambang Kampung.

Riza mengatakan, dipindahkan sejumlah pelayanan publik ke Desa Sumber Jaya Permai ini untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik.

Sekaligus membantu warga untuk menyelesaikan segala permasalahan, baik kependudukan maupun masalah administrasi lainnya. Pasalnya, untuk mendapatkan pelayanan administrasi jarak yang ditempuh cukup jauh.

“Kenapa Aik Bakung terus kami giatkan, karena untuk menjemput pelayanan ke desa-desa. Karena kalau mereka harus ke kabupaten kan terlalu jauh kemudian akses kemudian biaya. Makanya kami memutuskan berkantor selama dua hari ke depan,” kata Riza kepada Bangkapos.com, Rabu (21/6/2023).

Riza berujar, program Aik Bakung membuat pemerintah lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan-pelayanan yang diberikan pemerintah ke desa. Bahkan pihaknya memastikan pelayanan itu dapat selesai dalam satu hari.

Tak hanya itu, melalui program itu diharapkan banyak masukan dan aspirasi yang langsung disampaikan pada dirinya. Terutama terkait pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, serta infrastruktur yang sering dimanfaatkan masyarakat.

“Jadi selama ini masyarakat kan kalau mau mengurus apa-apa harus ke Toboali, dengan adanya program ini mereka bisa datang. Semua pelayanan kami bawah ke desa demi melayani masyarakat,” ucapnya.

Lebih lanjut ungkapnya, program Aik Bakung, pemerintah datang bukan untuk dilayani. Akan tetapi kebalikannya, pemerintah harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan tulus.

Sekaligus menyerap aspirasi masyarakat dengan berdialog dan langsung menjawab apa yang menjadi keluh kesah masyarakat.

“Saya tegaskan kepada pegawai-pegawai, kalau kita bukan minta layani masyarakat tapi melayani mereka dengan sungguh-sungguh dan harus sesuai prosedur,” tegasnya.

Jadi TMII Bangka Selatan

Sebuah desa di Kabupaten Bangka Selatan, diklaim menjadi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ala Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Wilayah itu yakni Desa Sumber Jaya Permai (SJP), Kecamatan Pulau Besar.

Desa itu dikenal sebagai miniatur kelengkapan Indonesia, karena memiliki beragam agama, yang hidup berdampingan dan saling membantu.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved