Selasa, 19 Mei 2026

Berita Sungailiat

Heboh Ratusan Ikan Pari Terdampar di Pantai Tuing Bangka, Warga Berebut untuk Dijual dan Dimakan

Fenomena ikan pari yang terdampar di pinggir pantai ini awalnya ditemukan oleh beberapa warga yang sedang mencari udang rebon

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa
Warga mengumpulkan ikan ikan pari yarg terdampar di Pantai Tuing Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, Selasa (20/6/2023). Setidaknya ada ratusan ikan pari terdampar di pantai tersebut. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Heboh keberadaan ratusan ikan pari yang terdampar di kawasan Pantai Tuing Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka Selasa (20/6/2023).

Fenomena ikan pari yang terdampar di pinggir pantai ini awalnya ditemukan oleh beberapa warga yang sedang mencari udang rebon dipinggir Pantai Tuing.

Melihat hal tersebut, seorang warga menginformasikan ke warga lainnya yang kemudian berbondong-bondong memburu ikan pari tersebut di pantai.

Ketua Nelayan Tuing, Heri mengatakan warga yang pertama mendapati ikan-ikan pari tersebut bernama Anon warga yang kerab menyungkur udang rebon.

"Nemuin pertama kali ini Ibu Anon saat mau nyungkur udang. Memang biasa dia nyungkur udang rebon. Cuma pagi tadi dia lihat ada ikan pari banyak. Jadi dipanggil warga yang lainnya," kata Heri.

Warga mengumpulkan ikan pari yarg terdampar di Pantai Tuing Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, Selasa (20/6/2023). Setidaknya ada ratusan ikan pari terdampar di pantai tersebut.
Warga mengumpulkan ikan pari yarg terdampar di Pantai Tuing Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, Selasa (20/6/2023). Setidaknya ada ratusan ikan pari terdampar di pantai tersebut. (Istimewa)

Lokasi ratusan ikan pari yang terdampar hanya diareal sekitar 2 kilometer garis Pantai Tuing di muara tempat tambatan perahu nelayan.

Menurut Heri saat itu Anon mendapatkan ikan pari sebanyak 100 kilogram lebih. Warga lain ada yang mendapatkan 200 kilogram.

Sedangkan warga lainnya yang datangnya belakangan ada yang dapat satu atau dua bahkan ada yang tidak dapat sama sekali.

Tak lama setelah diketahui masyarakat, ikan-ikan pari yang terdampar habis tak bersisa.

Ada warga yang mendapatkan cukup banyak ikan pari memilih menjualnya, tak sedikit pula yang membawa pulang untuk dimasak.

Kepala Dusun (Kadus) Mapur, Naga mengatakan kejadian tersebut baru pertama kalinya dan sebelumnya belum pernah terjadi.

"Ini baru pertama kali terjadi dan hasil yang dikumpulkan warga mungkin sekitar 2 ton, jumlah dak tau ratusan ekor dengan berat bervariasi," kata Naga.

Selain itu, Naga juga mengatakan ikan-ikan itu ditangkap warga menggunakan tirok (penangkap udang) atau serampang di air yang hanya sedalam 30 centimeter.

"Nangkapnya mudah pake tirok atau serampang. Airnya dangkal jadi dak susah nangkapnya," kata Naga 

Penyebab hewan laut terdampar

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved