Timah
Harga Timah Jatuh ke 26.700 USD per MT Setelah Sepekan Bertahan di 28.000 USD
Harga timah jatuh ke 26.700 USD per MT pada perdagangan perdana pekan ini di London Metal Exchange (LME). T
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Harga timah jatuh ke 26.700 USD per MT pada perdagangan perdana pekan ini di London Metal Exchange (LME). Terjadi penurunan sebanyak 1.495 USD per MT.
Demikian harga timah pada perdagangan di London Metal Exchange (LME) pada Senin (26/6/2023).
Harga timah dunia pada pekan lalu menguat di kisaran 28 ribu USD per MT.
Pada perdagangan semalam waktu London, harga timah turun meninggalkan 28 ribu USD per MT, lalu bertahan di posisi 26.700 USD per MT untuk perdagangan spot.
Harga timah perdagangan kontrak 3 bulan berada di posisi 25.450 USD per MT.
Sedangkan harga timah di 24.345 USD per MT.
Saat ini stok timah di LME berada di posisi 2.905 MT.
Sikap pemerintah Myanmar yang akan menghentikan kegiatan ekspor timah akan berdampak pada harga timah. Pasokan timah di Myanmar disebut-sebut cukup besar, dan menyentuh angka 17 persen.
Dikutip dari internationaltin.org, sebagai tindak lanjut penting dari pengumuman yang dibuat pada 15 April 2023, pemerintah Negara Bagian Wa, Myanmar kini telah merilis rencana implementasi komprehensif untuk penangguhan semua aktivitas pertambangan yang dijadwalkan mulai 1 Agustus 2023.
Dokumen ini bertanggal 20 Mei lanjut menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menghentikan praktik penambangan yang tidak berkelanjutan yang menyebabkan pemborosan sumber daya, pencemaran lingkungan, dan masalah keselamatan pekerja.
Kementerian Keuangan dan Biro Perindustrian dan Pertambangan, sesuai dengan “Wa Jing Zi No. 2023-06”, merinci perubahan yang akan datang:
1. Semua tambang di wilayah tambang Wa harus bersiap-siap untuk penghentian produksi mulai 1 Agustus. Pemeliharaan sarana dan prasarana yang ada diwajibkan, dengan sanksi tegas bagi penghancuran yang disengaja atau pelanggaran keamanan.
2. Tambang negara, area penambangan terbuka, dan konsentrator meningkatkan langkah-langkah keamanan di tumpukan terak, tailing, jalan, dan sungai sebelum musim hujan untuk mencegah bahaya keselamatan terkait dengan penghentian penambangan.
3. Operasi pemompaan akan diizinkan untuk mencegah keruntuhan tambang dan kerusakan kecil, tetapi segala bentuk eksplorasi atau penambangan akan tetap dilarang.
4. Perusahaan pertambangan diinstruksikan untuk bekerja sama dengan Biro Perindustrian dan Bagian Inspeksi Man Maw Pertambangan untuk menyelesaikan sengketa upah dan hutang dagang bagi pekerja pertambangan, mencegah potensi insiden keselamatan berskala besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Timah-batangan.jpg)