Berita Bangka Selatan
Ini Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Asal Bangka Selatan
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Selatan mengatakan pihaknya sudah menentukan jadwal kepulangan jemaah haji
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Usai melaksanakan serangkaian ibadah, rombongan jemaah haji asal Indonesia akan mulai masuk fase kepulangan kembali ke tanah air.
Tak terkecuali jemaah haji asal Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka dijadwalkan bakal tiba pada 16 Juli 2023.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Selatan, Jamaludin mengatakan pihaknya sudah menentukan jadwal kepulangan jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) delapan.
Rencananya jemaah haji asal Bangka Selatan akan diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah tanggal 15 Juli 2023 mendatang sekitar pukul 23.00 WAS.
Para jemaah haji akan langsung tiba ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang sekitar pukul 03.00 WIB. Usai itu, mereka akan diberangkatkan ke Bandara Depati Amir, Pangkalpinang sekitar pukul 05.00 WIB.
“Jadi tiba di Bangka Belitung sekitar tanggal 16 Juli 2023. Jemaah kita masuk ke dalam kloter delapan, yakni Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Rabu (12/7/2023).
Jamaludin menerangkan, terdapat 108 orang jemaah haji asal Bangka Selatan. Setelah tiba di Pangkalpinang mereka akan langsung diarahkan ke Asrama Haji. Di sana mereka akan diperiksa kesehatannya secara menyeluruh.
Pemeriksaan dilakukan oleh dokter, sanitarian, dan epidemiolog. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan virus dan penyakit. Agar jemaah haji dapat pulang ke tempat asalnya dengan kondisi sehat.
“Tetap dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan kita setibanya di Asrama Haji Pangkalpinang,” terang Jamaludin.
Sejauh ini lanjut dia, jemaah haji asal Bangka Selatan masih dalam kondisi lengkap sebanyak 108 orang. Semua kondisi jemaah dalam keadaan baik-baik saja. Walaupun ada beberapa jemaah haji yang sebelumnya sempat jatuh sakit dan harus menerima perawatan.
Hal ini dikarenakan mayoritas jemaah haji merupakan lanjut usia. Sehingga mereka mengalami kelelahan saat menjalani serangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
Akan tetapi, tidak ada jemaah yang sampai sakit parah hingga meninggal dunia.
“Maklum banyak lansia, mayoritas mereka kelelahan saat menjalani serangkaian ibadah haji,” ucapnya.
Walaupun begitu kata Jamaludin, pihaknya mengimbau agar jemaah haji mematuhi aturan yang berlaku saat pulang ke Tanah Air.
Terutama mengenai ketentuan barang bawaan di dalam pesawat. Tak hanya itu, mereka diminta untuk selalu beristirahat yang cukup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230712-Jamaludin.jpg)