Sabtu, 9 Mei 2026

Sejarah

Sejarah Formasi Paskibraka 17-8-45, Digagas Oleh Husein Mutahar dan Diberi Nama Oleh Idik Sulaeman

Anggota ini terbagi dalam tiga kelompok, yaitu Kelompok 17, Kelompok 8, dan Kelompok 45, lebih dikenal dengan formasi baris berbaris 17-8-45.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Instagram/ kemenpora
Sejarah Formasi Paskibraka 17-8-45, Digagas Oleh Husein Mutahar dan Diberi Nama Oleh Idik Sulaeman 

BANGKAPOS.COM -- Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka selalu menjadi sorotan setiap tanggal 17 Agustus dalam momen upacara pengibadan bendera merah putih.

Pasukan ini biasanya diambil dari putra-putri terbaik bangsa, kader pemimpin bangsa yang direkrut dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang melalui sistem dan mekanisme pendidikan pelatihan.

Untuk menjadi anggota paskibraka khususnya untuk pengibaran bendera 17 Agustus di Istana Merdeka tidaklah mudah.

Paskibraka memiliki nggota yang terdiri dari 68 orang. 

Anggota ini terbagi dalam tiga kelompok, yaitu Kelompok 17, Kelompok 8, dan Kelompok 45, lebih dikenal dengan formasi baris berbaris 17-8-45.

Jumlah tersebut tentu dibuat bukan tanpa alasan, dari angkanya saja dapat disimpulkan bahwa 17 diambil dari tanggal proklamasi kemerdekaan.

Angka 8 diambil dari bulan Agustus, yakni bulan di mana Indonesia mereka.

Sementara angka 45 adalah angka yang diambil dari tahun kemerdekaan, yakni 1945.

Paskibra memiliki sejarah yang sangat panjang.

Sosok pencetus tim pengibar bendera ini adalah Husein Mutahar, nama lengkap beliau adalah Al Habib Muhammad bin Husein al Mutahar.

Husein Mutahar lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916. S

Paskibraka pertama kali dilakukan oleh Husein Mutahar pada peringatan HUT ke-2 RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1946.

Pada saat itu Husein Mutahar yang merupakan ajudan Presiden Soekarno diperintahkan untuk menyiapkan upacara detik-detik proklamasi di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Husein Mutahar mendapat tugas untuk menyiapkan pelaksanaan upacara bendera yang digelar di Istana Presiden Gedung Agung, di Yogyakarta.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved