CPNS 2023
Resmi dari Menteri PANRB, Ini Formasi Prioritas Penerimaan CPNS 2023
Rinciannya yakni CPNS untuk dosen sebanyak 15.858. Lalu CPNS untuk tenaga teknis lainnya sebanyak 18.595. Lalu PPPK 6.742 kemudian ada PPPK guru dll
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM - Pemerintah lewat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas akan membuka penerimaa calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2023.
Tahun ini sebanyak lebih dari 1 juta formasi akan dibuka. Hal ini pun sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo pada Senin (12/6/2023).
Nantinya CPNS 2023 menurut rencana akan dibuka pada September mendatang.
Namun, Anas menyatakan masih belum bisa menyebutkan kepastian tanggalnya.
Sebab menurutnya pembukaan seleksi akan dilakukan setelah formasi untuk CPNS ditetapkan secara resmi.
"Kan kita tetapkan dulu formasinya. Sudah kami usulkan ke Kementerian Keuangan. Saya sudah sampaikan ke kementerian dan lembaga juga," ungkap Anas.
Dari 1.030.751 formasi CPNS yang diusulkan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah 80 persen di antaranya diperuntukkan bagi formasi Pegawai Pemerintah untuk Perjanjian Kerja (PPPK) DAN 20 persen sisanya untuk lulusan baru atau fresh graduate.
Rinciannya yakni CPNS untuk dosen sebanyak 15.858. Lalu CPNS untuk tenaga teknis lainnya sebanyak 18.595. Kemudian, posisi untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dosen sebesar 6.742.
"PPPK tenaga guru ada 12.000. PPPK tenaga kesehatan 12.719. PPPK tenaga teknis lainnya 15.205. Ini untuk pusat ya," tutur Anas.
"Sementara untuk tenaga daerah ya, PPPK guru sebanyak 580.202. PPPK tenaga kesehatan sebanyak 327.542 dan PPPK tenaga teknis lainnya 35.000," ungkapnya.
Anas mengatakan, dengan pembagian ini, pemerintah berharap CPNS 2023 dapat menyelesaikan persoalan tenaga honorer, sekaligus memberikan kesempatan kepada fresh graduate untuk mengabdi kepada negara.
"Yang 20 persen untuk fresh graduate. Nah fresh graduate ini apa saja sekarang masih kami utamakan yang talenta digital," tutur Anas.
"Tentu nanti yang fresh graduate kriterianya akan sangat tinggi kualifikasinya untuk mengisi tempat-tempat di kementerian dan lembaga, maupun pemerintah daerah di seluruh Indonesia," lanjut dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230623-Ilustrasi-pelaksanaan-test-SKD-CPNS.jpg)