Senin, 13 April 2026

Pilpres 2024

Prabowo Dapat Dukungan Dua Partai Besar, PAN dan Golkar, Benarkah Arahan Jokowi?

Lantas apakah dukungan PAN terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ini merupakan arahan dari Jokowi?

|
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Hendra
Instagram
Hasil Survei Litbang Kompas terbaru Mei 2023 membuat bakal calon presiden (Bacapres) 2024 Prabowo Subianto di atas angin. Elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli bacapres lainnya seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. 

BANGKAPOS.COM -- Prabowo mendapatkan dukungan dari dua partai besar yakni PAN dan Golkar untuk maju sebagai Calon Presiden RI pada pemilu 2024 mendatang.

Diketahui, beberapa waktu lalu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulfikli Hasan mengatakan arah kebijakan politiknya terkait dukungan calon presiden akan mengikuti arahan Jokowi.

Ia meyakini, pasangan capres dan cawapres yang didukung Jokowi bakal memenangkan kontestasi pemilihan mendatang.

“Orang bilang ketua umum partai kok nggak mandiri? Bukan, saya bilang, saya pernah dua kali (pemilu) belum menang."

"Nah, Pak Presiden kita ini, Pak Jokowi ini kan punya insting yang tajam,” kata Zulhas, demikin sapaan akrab Zulkifli, dikutip dari Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Selasa (25/4/2023).

Zulhas mengatakan, pasangan capres dan cawapres yang didukung PAN pada dua kali pemilu lalu kalah dalam pertarungan.

Pada pilpres kali ini, PAN tak mau kalah lagi.

Oleh karenanya, partai matahari putih itu bakal mendukung paslon yang didukung Jokowi pada Pemilu 2024.

“Saya nggak mau kalah lagi nanti. Saya penginnya yang saya dukung menang. Oleh karena itu pada akhirnya nanti saya akan ikut Pak Jokowi,” ujarnya.

Lantas apakah dukungan PAN terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ini merupakan arahan dari Jokowi?

Hal ini ternyata dibantah oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulfikli Hasan.

Ia menegaskan bahwa keputusan PAN mendukung Prabowo merupakan keputusan yang diambil secara bersama-sama.

"Apakah sudah ada persetujuan Pak Jokowi? dari presiden tidak ada arahan."

"Jadi ini putusan kita bersama bareng-bareng tidak ada arahan dari Pak Jokowi," kata dia dalam konferensi pers di Museum Naskah Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (13/8/2023).

Dalam pidato, Prabowo juga sempat menyinggung sosok mantan wali kota Solo itu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved