Sabtu, 9 Mei 2026

Saat Ahok Pulang Kampung, Sosok Ini Langsung Mengadu, Ini Permasalahan yang Dialami

Basuki Tjahaja Purnama pulang kampung. Komisaris Utama (Komut) Pertamina datang ke Pulau Belitung dalam rangka kunjungan kerja.

Tayang:
Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: fitriadi
IST/dok Humas Pemkab Belitung
Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meninjau Pelabuhan Tanjung Batu, Belitung, Senin (14/8/2023). 

Menurutnya untuk tahap awal, lahan yang disiapkan luasnya sekitar dua hektar. 

"Jadi studi kelayakannya sedang diproses untuk rencana pemindahan itu," katanya. 

Pria yang akrab disapa Sanem itu menambahkan rencana pemindahan tersebut bukan hanya untuk kepentingan Belitung saja. 

Tapi juga pengembangannya untuk kepentingan Indonesia seperti tank farm untuk stok BBM. 

Sanem menjelaskan untuk kondisi TBBM sekarang ini memang sudah tidak layak dikarenakan pendangkalan alur sungai dan muara. 

Akibatnya, hanya kapal kapasitas kecil yang bisa sandar dengan stok BBM yang bisa bertahan beberapa hari saja. 

"Jadi sekarang semuanya sudah finalisasi proses. Makanya hari ini Pak Ahok datang meninjau itu," katanya.

Kades Langsung Ngadu

Kepala Desa (kades) Aik Seruk, Prasastia Yoga termasuk satu di antara kades yang menyampaikan keluhan distribusi gas elpiji 3 kg kepada Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Senin (14/8/2023).

Ia mengeluhkan jika kuota elpiji di desanya tidak mencukupi dengan jumlah kepala keluarga (KK) yang mencapai 1.700.

Bahkan dirinya sempat mendengar informasi dari warganya yang membeli gas elpiji 3 kg seharga Rp37 ribu per tabung dari wilayah Tanjungpandan.

"Pada intinya kami ingin pembenahan lebih baik bukan saling menyalahkan, kalau saling menyalahkan tidak akan selesai. Ibaratnya ini kan dari atas sampai bawah, jadi ada apa?," katanya saat dihubungi Posbelitung.co.

Ia berharap setelah pertemuan dengan Komisaris Utama Pertamina terjadi perubahan pendistribusian gas elpiji 3 kg di Belitung khususnya di Desa Aik Seruk.

Sehingga masyarakat bisa menikmati subsidi yang diberikan pemerintah dan tidak susah mencari gas elpiji 3 kg ke wilayah Tanjungpandan.

"Kalau di kampung tidak ada, biasa sampai ke Tanjungpandan beli gas," katanya.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved