Pemilu 2024
Data DCS Caleg Janggal, KPU Akui Ada Salah Ketik atau Typo, Formappi : Heran Kok Tidak Disadari
Data DCS Caleg Janggal, KPU Akui Ada Salah Ketik atau Typo, Formappi : Heran Kok Tidak Disadari
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKPOS.COM--Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengakui adanya kesalahan dalam memasukkan data angka daftar calon sementara (DCS) anggota legislatif Pemilu 2024.
Anggota KPU RI, Idham Holik, mengungkapkan bahwa kesalahan tersebut merupakan akibat dari salah ketik atau typo saat memasukkan data jumlah DCS keseluruhan.
Namun, meskipun ada kesalahan dalam memasukkan data, Idham menjelaskan bahwa data calon anggota legislatif dari masing-masing partai politik tidak mengalami perubahan.
Ia menyatakan bahwa jumlah calon dalam DCS DPR RI tidak berubah dan hanya terjadi kesalahan input data slide presentasi saat konferensi pers pada 18 Agustus 2023.
"Jumlah calon dalam DCS DPR RI tidak ada yang berubah, hanya terjadi typo dalam input data slide presentasi pada saat konferensi
pers pada 18 Agustus 2023," kata Idham saat dikonfirmasi, Minggu (20/8/2023).
Pada konferensi pers sebelumnya pada Jumat, 18 Agustus 2023, KPU mengumumkan bahwa ada 9.925 calon anggota legislatif yang memenuhi syarat sebagai DCS.
Namun, ternyata data yang diumumkan oleh KPU mengalami kejanggalan.
Tidak Profesional
Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) melaporkan adanya ketidaksesuaian jumlah DCS yang ditetapkan oleh KPU.
Menurut Formappi, angka yang tepat adalah 9.919 calon anggota legislatif yang memenuhi syarat, bukan 9.925 seperti yang diumumkan KPU.
"Data KPU mencatat jumlah caleg yang memenuhi syarat sebanyak 9.925 caleg. Angka 9.925 caleg ini tidak sama dengan total jumlah caleg berdasarkan jenis kelamin yang terdiri dari 6.245 caleg laki-laki dan 3.674 caleg perempuan, yang kalau ditotalkan menjadi 9.919," kata Peneliti Formappi Lucisus Karus dalam pernyataannya, Sabtu (19/8/2023).
Formappi juga membeberkan adanya data yang tidak sinkron pada beberapa partai politik, seperti Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Garda Republik Indonesia, dan Partai Bulan Bintang.
Dalam Data KPU, Partai Gelora tertulis jumlah caleg MS 396 dengan rincian caleg laki-laki 252 dan perempuan 145. Jumlah caleg laki-laki dan perempuan adalah 397.
Kemudian Partai Garuda tercatat jumlah caleg yang MS 573. Sementara gabungan caleg laki-laki dan perempuannya menghasilkan angka 570 yang terdiri dari 336 laki-laki dan 234 perempuan.
Sedangkan PBB jumlah caleg yang MS 474, sedangkan penggabungan jumlah caleg laki-laki dan perempuannya 470.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230104-Pemilu-2024.jpg)