Kamis, 7 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Badan Jalan Dekat Kantor BLKI Babel Amblas Akibat Tambang Ilegal, Dewan Minta Segera Diperbaiki 

Prihatin, karena jalan merupakan fasilitas umum, dan jaraknya sangat dekat dengan gedung bertingkat milik BLKI Pemprov Babel. Apabila dibiarkan

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/Riki Pratama
Jalan samping kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Provinsi Bangka Belitung terlihat amblas sebagian, Rabu (23/8/2023). Kondisi ini membuat para pejalan kaki dan pengendara motor dan mobil berhati-hati melewati jalan itu. Selain jalan amblas separuh, pada aspal jalan juga terlihat banyak retakan yang membelah bagian pinggir jalan 

"Dari pak Lurah, kades  masyarakat sekitar pelihara itu jaga dan rawat. Sayang anggaran yang dikeluarkan sia-sia apabila bibit tanaman tidak tumbuh, karena kurang pengawasan," jelasnya.

Senada disampaikan  Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Yan Sultra, mengaku prihatin melihat kerusakan jalan yang telah tergerus karena bekas aktivitas tambang ilegal.

"Kami akan melakukan patroli sehingga tidak ada penambangan di area perkantoran ini, cukup rawan longsor. Sudah rawan lahan dekat BLK ini, kita awasi jangan sampai ditambang penambang ilegal lagi," kata Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Yan Sultra, di sela aktivitas penanaman pohon serentak di lahan kritis, pada Rabu (23/8/2023).

Mantan Kapolda Sultra ini, juga khawatir melihat kondisi jalan umum yang berada dekat BLKI, karena kondisinya amblas sebagian dan bisa menyebabkan longsor.

Dari kondisi itu, Polda Babel melihat lahan kritis di dekat BLK Babel, kemudian berinisiatif untuk dapat dilakukan penghijauan, pada kegiatan penanaman serentak dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Inisiatif memilih lahan ini, saya lihat ini lahan pemerintah daerah, tentu jangan biarkan lahan ini sehingga tidak lagi ditambang. Kita lihat sendiri daerah ini sudah parah. Bertahun tahun dilakukan (pertambangan), dengan penanaman ini saya imbau ke masyarakat sekitar sini, berhentilah," kata Yan Sultra.

Lebih jauh dikatakan Yan, untuk menjaga lahan kritis yang telah ditanami bibit pohon, polisi akan melakukan patroli, sehingga bibit pohon dapat tumbuh dan lahan tidak lagi ditambang.
 
"Akan kita jaga dan patroli, siang aman. Tetapi malam ada kegiatan. Kami akan melakukan patroli sehingga tidak ada penambangan di area perkantoran itu cukup rawan longsor," terangnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved