Minggu, 12 April 2026

Berita Bangka Selatan

Gudang Penyimpanan Arang Terbakar di Bangka Selatan, Ini Penyebabnya

Risiko bahaya kebakaran di tengah cuaca yang cukup panas dan kering bukan meningkat di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan saat tengah memadamkan api yang membakar tempat penyimpanan arang di Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Rabu (30/8/2023). Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Risiko bahaya kebakaran di tengah cuaca yang cukup panas dan kering bukan meningkat di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung.

Hal ini terbukti dengan terjadinya kebakaran yang melanda rumah penyimpanan arang di Kelurahan Toboali, Kecamatan Toboali, Rabu (30/8/2023) sore.

Baca juga: Pabrik Arang di Bangka Selatan Ludes Dilalap Api

Baca juga: Mobil Damkar Basel Terguling, Kecelakaan Saat Menuju Lokasi Kebakaran

Di mana bangungan rumah permanen itu kini rata dengan tanah, setelah api membakar seisi rumah tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah barang yang berada di dalamnya yang tidak sempat diselamatkan.

Termasuk puluhan karung arang yang sudah jadi dan siap dipasarkan kini telah ludes menjadi abu.

Ketua RT 07 Kelurahan Toboali, Jabal mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Api pertama kali diketahui oleh warga yang tengah melintas di depan rumah tersebut. Saat itu api sudah membakar hampir sebagian rumah, hingga pihaknya memanggil pemadam kebakaran.

“Sekitar jam 15.00 WIB tadi. Pertama kali yang melihat warga yang melintas di depan rumah itu,” kata Jabal kepada Bangkapos.com, Rabu (30/8/2023).

Jabal mengungkapkan, sebelum rumah penyimpanan arang itu terbakar api sudah terlebih dahulu membakar dedaunan kering yang ada di lahan di depan rumah itu.

Saat itu api sudah membakar hampir seluruh lahan.

Tak berselang lama api kemudian menjalar ke rumah yang berisi arang itu.

Diperkirakan percikan api dari lahan terbakar itu tertiup angin dan akhirnya membakar rumah tersebut.

Hingga akhirnya api kian membesar karena mayoritas isi di dalam rumah itu merupakan bahan yang mudah terbakar.

Bahkan dinding hingga atap rumah itu kini telah roboh setelah mengalami kebakaran.

“Penyebabnya apa kurang tahu dari mana. Sebelumnya lahan di depan rumah itu memang terbakar,” ucap Jabal.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved