Berita Pangkalpinang
Beberapa Penyakit Ini Perlu Diwaspadai saat Cuaca Panas, Pahami Pencegahannya
Cuaca panas yang saat ini terjadi, tidak hanya membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu.
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Cuaca panas yang saat ini terjadi, tidak hanya membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, namun juga menyebabkan terjadinya berbagai potensi penyakit yang dapat menyerang masyarakat.
Hal ini terutama untuk kamu yang biasanya berkegiatan di luar ruangan pada siang hari. Cuaca panas terik tidak hanya membuat badan kamu lemas, tetapi juga dapat membuat tubuh rentan diserang oleh beragam penyakit.
Penyakit saat cuaca panas perlu kamu kenali agar dapat menghindarinya.
Serangan panas yang terik tentu akan menimbulkan berbagai macam masalah buat setiap orang.
Mengenali tindakan pencegahan sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Pengelola Imunisasi Bidang P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pangkalpinang dr. Juwita mengaku, saat musim kemarau seperti ini biasanya udara kering dan berdebu, akses air bersih juga berkurang, ini lah yang bisa menyebabkan beberapa penyakit di musim kemarau.
Kata dr. Juwita adapun penyakit yang sering muncul saat musim kemarau seperti :
1. Diare
2. Demam berdarah dengue (dbd)
3. Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) contohnya batuk, pilek, sakit tenggorokan.
4. Penyakit mata, contohnya mata kering (dry eyes)
5. Penyakit kulit (kulit kering)
"Untuk menghindari penyakit tersebut kita harus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), melindungi diri dari sinar matahari dan debu saat beraktivitas diluar ruangan seperti memakai topi, menggunakan sunblock atau lotion dan menggunakan masker untuk mencegah terjadi nya ISPA," jelas dr. Juwita kepada Bangkapos.com, Kamis (31/8/2023).
Sedangkan agar terhindar dari DBD, lanjut dr. Juwita, masyarakat harus menerapkan 3M Plus, yaitu dengan Menguras dan Menutup tempat penampungan air serta sebisa mungkin Mendaur ulang barang bekas, Mencegah gigitan (menggunakan kelambu), dan mencegah perkembangbiakan nyamuk.
"Saat ini Dinkes Kota Pangkalpinang lebih fokus untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Dan apabila mengalami beberapa gejala penyakit tersebut, maka segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat, agar segera mendapatkan pertolongan serta penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai dengan gejala," jelasnya.
Tak hanya itu, kata dr. Juwita, masyarakat juga dapat menjaga kesehatan tubuh dengan cara makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, menjaga imunitas, mencukupi kebutuhan air dalam tubuh, mengkonsumsi vitamin, menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kebersihan makanan dan minuman, serta selalu mencuci tangan sebelum makan.
"Untuk diare, Dinkes Kota Pangkalpinang juga mulai melaksanakan imunisasi rotavirus yang diberikan kepada bayi mulai usia 2 bulan untuk mencegah terjadi nya diare pada bayi," ungkapnya.
Cuaca panas dan berdebu juga bisa memengaruhi kesehatan saluran pernapasan kamu. Gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan rentan menyerang saat cuaca panas dan berdebu.
Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan masker tiap kali beraktivitas di luar ruangan, terutama saat mengendarai kendaraan umum atau motor untuk meminimalisir risikonya.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/22032023cuaca.jpg)