Minggu, 12 April 2026

Sosok Pak Lurah yang Disebut SBY Saat Tanggapi Duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Sosok Pak Lurah yang Disebut SBY Saat Tanggapi Duet Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Dedy Qurniawan
Kolase Tangkap Layar Kompas TV
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

BANGKAPOS.COM - Sosok Pak Lurah yang Disebut SBY Sebagai Pemasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) buka suara terkait munculnya nama Muhaimin Iskandar yang digadang-gadang jadi cawapres Anies Baswedan.

SBY, pendiri Partai Demokrat, menyebut ada master mind di balik gonjang-gonjang yang terjadi belakangan itu.

SBY sendiri adalah Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, partai yang sudah setahun belakangan menjalin koalisi dengan Partai Nasdem mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 nanti.

Dihadapan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY mengatakan pernah diingatkan oleh kerabatnya apakah keputusannya mendukung Anies sebagai Capres di Pilpres 2024 adalah tepat.

Pada saat itu pilihannya mantap mendukung Anies.

Kini dirinya baru sadar ternyata ucapan kerabatnya itu benar.

"Kalau jujur saya pun tidak menyangka atas terjadinya kejadian itu 3 hari yang lalu setelah setahun lamanya koalisi ini bersama-sama berikhtiar, berjuang untuk bisa menjadikan kenyataan mengusung capres dan cawapres yang diinginkan oleh rakyat," kata SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9).

"Tiba-tiba terjadilah peristiwa tiga hari yang lalu itu."

SBY melanjutkan: "Sebenarnya beberapa teman sudah mengingat saya agak lama baik dari kalangan kader maupun luar Demokrat," katanya.

"Pak SBY benar-benar percaya kepada orang-orang itu? Saya jawab dengan praduga yang baik saya percaya. Ya silakan saja dilihat nanti yang penting saya sudah mengingatkan."

SBY juga mengutip sebuah pesan dari netizen.

"Ada lagi komentar ini Demokrat kena prank dari musang berbulu domba. Ini kan peribahasa lama kita dulu sekolah SD SMP," kata SBY.

"Tapi musang berbulu domba di depan baik, manis, lembut, penuh persahabatan tetapi di balik itu saat lengah kita dicaplok dan dimakan sampai habis. Peribahasa. Mungkin tafsirnya kita ditelikung seperti peribahasa ini," kata SBY.

SBY lalu menyinggung ada seorang menteri aktif dari kabinet Indonesia Maju di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengusulkan agar Partai Demokrat berkoalisi dengan PKS dan PPP.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved