Kamis, 7 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Giliran Sekber Ormas Datangi DPRD Babel, Sampaikan Petisi Dukung Kinerja Pj Gubernur Babel

Mereka berasal dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Babel, Laskar Merah Putih Babel, Topan RI Perwakilan Babel, Pemuda Batak

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Iwan Satriawan
bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretariat Bersama (Sekber) Ormas/OKP, LSM dan media Provinsi Bangka Belitung mendatangi kantor DPRD Babel, pada Senin (4/9/2023). Mereka berasal dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Babel, Laskar Merah Putih Babel, Topan RI Perwakilan Babel, Pemuda Batak Bersatu Babel, dan Forum Anak Negeri Serumpun Sebalai Babel. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Setelah sebelumnya, kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Bangka Belitung Peduli, berisikan sejumlah tokoh presidium Babel, mendatangi DPRD Babel, pada Senin (28/8/2023) lalu, meminta DPRD Babel mengevaluasi kinerja Pj Gubernur Babel.

Kali ini, kelompok masyarakat dari, Sekretariat Bersama (Sekber) Ormas/OKP, LSM dan media Provinsi Bangka Belitung mendatangi kantor DPRD Babel, pada Senin (4/9/2023).

Mereka berasal dari Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Babel, Laskar Merah Putih Babel, Topan RI Perwakilan Babel, Pemuda Batak Bersatu Babel, dan Forum Anak Negeri Serumpun Sebalai Babel.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, bersama dengan Anggota DPRD Babel, Johansen Tumanggor dan Agung Setiawan menerima pertemuan anggota Sekber di ruang Banmus DPRD Babel.

Dalam pertemuan itu, tidak dilakukan dialog panjang. Sekber hanya menyampaikan surat dan sejumlah petisi berkaitan dengan dukungan terhadap Pj Gubernur Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu untuk terus menjalankan tugasnya secara baik di Provinsi Bangka Belitung.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, mengatakan pihaknya menerima terkait aspirasi yang disampaikan oleh Sekretariat Bersama (Sekber).

"Kita menerima aspirasi tersebut dan sebagai lembaga DPRD Babel, tentu menerima aspirasi," kata Herman Suhadi kepada Bangkapos.com, Senin (4/9/2023) di kantor DPRD Babel.

Terkait petisi dan tuntutan dari Sekretariat Bersama (Sekber) dikatakan Herman, akan disampaikan ke Kemendagri RI, karena berkaitan dengan Pj Gubernur Babel.

"Akan menyampaikan ke Kemendagri karena tentang Pj Gubernur Babel. Bagaimanapun tidak boleh ada SARA. Tidak boleh ada di NKRI ini. Ya kami sampaikan akan menyampaikan aspirasi ini ke Kemendagri seusuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Lembaga Swadaya Masyarakat & Media yang tergabung dalam Sekber menyampaikan pernyataan sikap/petisi, sebagai berikut :

Pernyataan Sikap/Petisi

- Menyikapi aspirasi dari para senior dan kawan kawan yang mengatasnamakan masyarakat Bangka Belitung yang tergabung dalam Forum Bangka Belitung Peduli yang akhir akhir ini, tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya yang terjadi di masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melainkan persepsi kegaduhan yang disampaikan tersebut lahir dari persepsi sepihak dari kelompok kepentingan yang berniat buruk serta ditujukan kepada keinginan yang jahat untuk  menjatuhkan Pj. Gubernur atas nama Suganda Pandapotan Pasaribu dari jabatannya.

Menghimbau kepada seluruh masyarakat luas khususnya masyarakat Bangka Belitung untuk tidak mempercayai propaganda tersebut dari kelompok kepentingan Gerakan bangka Belitung peduli.

-Menyatakan bahwa dengan sebenar-benarnya apa yang dilakukan oleh kelompok kepentingan Gerakan Bangka Belitung peduli adalah mata rantai dari Gerakan ketidakpuasan dan pembangkangan terhadap keputusan pemerintah pusat.

Yang telah dimulai dari adanya pembangkangan dan pembusukan internal yang diorganisir oknum pejabat tinggi hingga kemudian meluas melibatkan pihak-pihak tertentu di masyarakat sehingga melahirkan kelompok kepentingan yang menamakan dirinya sebagai gerakan Bangka  Belitung peduli. 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved