Minggu, 3 Mei 2026

Ganjar Pranowo Beberkan Ciri-ciri Bacawapres yang Diidamkannya, Harus Punya Sikap Ini

Ganjar Pranowo mengaku fokus utama saat ini ialah bagaimana timnya dapat berkomunikasi dengan baik kepada rakyat

Tayang:
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Hendra
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ganjar Pranowo Beberkan Ciri-ciri Bacawapres yang Diidamkannya, Harus Punya Sikap Ini,Ganjar Pranowo mengaku fokus utama saat ini ialah bagaimana timnya dapat berkomunikasi dengan baik kepada rakyat 

BANGKAPOS.COM- Berikut ciri-ciri bakal calon wakil presiden (bacawapres) yang diinginkan oleh Ganjar Pranowo selaku bakal calon presiden (bacapres) PDIP.

Ganjar Pranowo mengaku saat ini masih ada proses melobi untuk mencapai kesepakatan.

Baginya, proses pemilihan bacawapres ini membutuhkan waktu, perasaan, syarat, dan sebagainya.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (19/9/2023).

"Tentu karena masih ada yang lobi sana, lobi sini, ya, putaran-putaran itu, seri 1, seri 2, biarkan itu berjalan untuk sampai kita sama-sama bersepakat," ujar Ganjar Pranowo.

"Negosiasi sampai menuju sepakat 'kan butuh waktu, butuh perasaan, mungkin ada syarat dan sebagainya," tuturnya.

Sejauh ini, ada beberapa nama yang diisukan akan menjadi pendamping Ganjar Pranowo.

Beberapa nama itu antara lain: Mahfud MD (Menko Polhukam), Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Andika Perkasa (mantan Panglima TNI), hingga Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR).

Namun, Ganjar Pranowo menegaskan masih ada nama-nama yang lain dan menurutnya semua kemungkinan masih bisa terjadi. 

Ia merujuk nama Ma'ruf Amin yang pada Pilpres 2019 lalu, meski tak masuk ke dalam daftar, akhirnya justru menjadi wapres bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Oleh sebab itu, Ganjar mengaku fokus utama saat ini ialah bagaimana timnya dapat berkomunikasi dengan baik kepada rakyat.

Sementara, untuk pemilihan posisi bacawapres, akan berjalan pararel dengan fokus utama mereka saat ini.

"Menurut saya, semua masih mungkin. Konsentrasi kami justru pada bagaimana kita bertemu dengan rakyat, kita menjelaskan, kita berkomunikasi dengan baik, itu yang penting. Ini bisa pararel sampai jalan," sambung pria berusia 54 tahun itu.

"Sebenarnya, nama-nama kalau partai memberi keputusan kita hormati, kalau ada personil yang ingin berkomunikasi tentu kita buka."

"Nah, prosesnya sampai di mana biarkan ini berlanjut, sampai putus nanti," tuturnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved