Sabtu, 11 April 2026

Berita Pangkalpinang

PPK Ormawa Puji PPPUAN UNMUH Babel, Berhasil Menyukseskan Perempuan Mandiri Desa Kretak

Tim PPK ORMAWA UKM PUJI PPPUAN UNMUH BABEL menjadi organisasi mahasiswa satu-satunya yang meraih hibah ini UNMUH Babel.

Editor: khamelia
ist
Tim PPK ORMAWA UKM PUJI PPPUAN UNMUH BABEL 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lagi dan lagi, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH BABEL) meraih dana hibah dari kemendikbud untuk menjunjung program penguatan kapasitas ORMAWA, melalui serangkaian proses seleksi Penerimaan bantuan PPK Ormawa 2023 dengan 608 subproposal yang lolos 199 pergurungan tinggi seluruh Indonesia.

Pembinaan ormawa yang diimplementasikan dalam progam pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Tim PPK ORMAWA UKM PUJI PPPUAN UNMUH BABEL menjadi organisasi mahasiswa satu-satunya yang meraih hibah ini UNMUH Babel.

Dengan memberikan wawasan baru, serta menjembatani masyarakat perempuan dengan mengusung sekolah perempuan berbudaya di Desa Keretak dengan singkatan seruan berdetak.

Hal ini ditinjau dari permasalahan yang ada di desa, seperti rendahnya tingkat pendidikan kepada masyarakat; tingginya angka pernikahan dini; masih kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengembangkan usaha melalu potensi lokal; keterampilan berbicara, menalar , Dan menulis masih rendah ; produk UMKM masih dipasarkan hanya melalui skala desa.

Hal tersebut disebabkan karena minimnya keterampilan pelaku UMKM dalam pengemasan dan pemasaran produk yang dikelola.

Program hibah ini sudah dilaksanakan dari bulan juli tahun 2023 melalui sosialisasi pengenalan program serta survei data UMKM terhadap masyarakat desa keretak, selanjutnya penerjunan mahasiswa TIM PPK ORMAWA UKM PUJI PPPUAN untuk melaksanakan program yang telah dirancang.

Progam sekolah perempuan juga di dukung oleh kepala desa Keretak Ahmad Nurihsan demi mewujudkan masyarakat perempuan yang mandiri dan sejahtera.

“Harapannya agar program sekolah perempuan ini bisa bermanfaat untuk masyrakat perempuan yg ada di desa desa keretakdan setidaknya bisa memberi edukasi kepada masyrakat perempuan bahwa pendidikan sangat penting. Karena perempuan juga punya hak untuk berkarya dalm hal membangun desa,” ungkap kepala desa keretak.

Peserta dari program sekolah perempuan ini merupakan masyarakat perempuan desa keretak yang memiliki usia produktif sekitar usia 12 tahun hingga 40 tahun.

Sasaran seruan berdetak memiliki dua sasaran utama, yaitu anak-anak serta remaja perempuan yang ada di desa keretak dan ibu – ibu usia produktif yang memiliki UMKM di desa keretak.

Tujuan program seruan bedetak ini tentu saja diharapkan dapat meningkatkan tingkat rasa ingin belajar perempuan desa keretak dalam mengasah pengetahuan dan keterampilannya.

Melalui kegiatan program sekolah perempuan tersebut para perempuan desa keretak dapat belajar mengenai bagaimana caranya memanfaatkan limbah lingkungan yang memiliki nilai jual yang tinggi, pemanfaatan teknologi dalam mengasah kemampuan digitalisasi, serta program lainnya.

“Teman-teman mendapatkan pengetahuan baru dan skill baru kewirausahaan tentang teknologi, tentang bagaimana cara mendesain dan tentang pelestarian dan pada suatu saat nanti akan berguna bagi masyarakat yang akan terjun ke dalam bidang tersebut. Selain itu juga, sekolah perempuan mendorong masyarakat untuk berinovasi dan menambah kreativitas mereka untuk memajukan desa," ungkapnya.

Karena dari program tersebut banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang hal-hal yang berkaitan dengan program tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved