Berita Sungailia
Di Momen Harmoni Belinyu, 50.000 Otak-otak Gratis Diserbu Warga Didepan Rumah Camat Belinyu
Sebanyak 50.000 otak-otak makanan khas Belinyu yang disediakan gratis di depan Rumah Camat Belinyu diserbu warga.
Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 50.000 otak-otak makanan khas Belinyu yang disediakan gratis di depan Rumah Camat Belinyu diserbu warga.
Momen ini terjadi dalam rangkaian Harmony Belinyu Sabtu (30/9/2023).
Awalnya tidak ada desak desakan masyarakat tampak santai menikmati otak-otak Belinyu. Namun jumlah masayarakat yang hadir terus bertambah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Jenazah Bocah Diterkam Buaya di Bangka Tengah Ditemukan, Kondisi Tubuh Utuh
Baca juga: Begini Kronologi Peristiwa Bocah di Bangka Tengah Diterkam Buaya Hingga Ditemukan Meninggal Dunia
Ribuan warga pun semakin memadati halaman rumah dinas camat Belinyu, sehingga otak-otak yang terus dikeluarkan oleh panitia selalu habis.
"Pak camat makasih yo la ngadoke acara ni keren abis," teriak seorang emak-emak.
Menurut Lingga Camat Belinyu otak-otak merupakan makanan khas Kota Belinyu yang sudah dikenal dan diakui.
Maka dari itu timbul ide membuat kegiatan makan otak-otak gratis dalam rangkaian Harmoni Belinyu.
"Ini untuk mengingatkan bahwa otak otak Belinyu milik orang Belinyu," kata Lingga
Lingga mengatakan hampir setiap hari masyrakat Belinyu mengkonsumsi otak otak. Sudah seperti makanan pokok yang dimakan tiap hari, sehngga orang yang datang ke Belinyu juga rasanya tidak sah jika belum makan otak-otak.
Ini didukung oleh ikan-ikan segar yang dihasilkan di laut Belinyu.
"Tidak sah dan tidak nyaman rasanya kalau tidak makan otak otak di Belinyu. Otak otak boleh ada ditempat lain tapi makan otak otak di Belinyu memang beda," kata Lingga.
Baca juga: Dua Motor Diseruduk Truk Sampah DLH Belitung saat Berhenti di Lampu Merah, Korban Minta Ganti Rugi
Baca juga: Kepala DLH Belitung Pilih Upaya Damai Terkait Truk Sampah Tabrak Dua Pemotor, Sebut Human Error
Mulkan, Mantan Bupati Bangka periode 2018-2023 yang hadir mengatakan Belinyu memang berbeda, selain masyakarat kompak dalam segala urusan juga memilki banyak kekhasan.
Salah satunya yakni makanan khas otak-otak yang sudah dikenal.
"Kekhasan ini harus dijaga sebagai keunikan Belinyu. Yo makan otak-otak men ke Belinyu," kata Mulkan yang sempat mencoba memanggang otak-otak.
(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230930-mulkan.jpg)