Berita Bangka Barat
Polisi Masih Lidik dan Tunggu Hasil Visum Penyebab Kematian Sambila
Polisi masih menunggu hasil visum jenazah Samsila Warni (55) yang ditemukan tergeletak tak bernyawa
Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polisi masih menunggu hasil visum jenazah Samsila Warni (55) yang ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir lapangan sepak bola Bina Jaya Mentok, pada Kamis (12/10/2023) siang.
"Kami masih lidik, pun juga masih divisum di RSUD, menunggu dari RSUD," kata Kapolsek Mentok AKP Baskara Githea Erlangga, kepada Bangkapos.com, Kamis (12/10/2023).
Ia menambahkan, pihaknya masih menyelidiki dari sejumlah serangkaian.
"Estimasi prediksi kami, masih menyelidiki dari serangkaian," kata Baskara.
Dia memastikan akan menyampaikan, hasil dari pemeriksaan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian nantinya.
Diketahui sebelumnya, jenazah Samsila Warni (55) ditemukan tergeletak meninggal dunia di pinggir Lapangan Bola Bina Jaya Mentok, pada Kamis (12/10/2023) siang.
Diketahui Samsila memiliki riwayat penyakit bengek atau sesak napas.
Hal itu disampaikan Sunan Sari, abang kandung dari Samsila Warni (55), saat mendatangi lokasi penemuan mayat di Lapangan Bola Bina Jaya.
Tetapi Sunan, tidak dapat memastikan penyakit itu penyebab utama kematian Samsila Warni.
Ia menyerahkan sepenuhnya dari hasil pemeriksaan pihak rumah sakit.
"Ia ada bengek (sesak napas) tapi itu hanya dugaan, saya tidak tahu," kata Sunan kepada Bangkapos.com, Kamis (12/10/2023)
Samsila diketahui merupakan warga Senang Hati, RT 02, RW 02, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Sehari-harinya, Samsila berprofesi sebagai pedagang yang berkeliling menjual keripik menggunakan sepeda motor. (Bangkapos.com/Riki Pratama)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/12102023mayatt.jpg)