Berita Pangkalpinang

Tujuh Mobil Pemadam Kebakaran Diterjunkan, Sekitar 120 Hektare Lahan di Lintas Timur Terbakar

Lokasinya di dalam, jalan masuk tidak ada. Lalu ada juga tanah milik masyarakat yang dipagar dan tidak bisa dilalui, yang menyebabkan kondisi sampai

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Iwan Satriawan
istimewa
Kondisi lahan lintas timur yang mengalami kebakaran. 


BANGKAPOS.COM,BANGKA- Sekitar 120 hektare lahan di kawasan lintas timur, mengalami insiden kebakaran yang membuat tim gabungan berjibaku dalam memadamkan si jago merah. 

Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa saat dikonfirmasi mengungkapkan, kebakaran di lahan lintas timur bahkan sudah mulai terjadi pada Selasa (24/10/2023) lalu. 

"Kondisinya di daerah lintas timur memang yang terbakar itu, ada lahan gambut jadi apinya masih ada," ujar Mikron Antariksa, Kamis (26/10/2023). 

Kondisi pun kian dipersulit terkait jalur atau akses masuk, tim gabungan pemadam kebakaran ke titik api untuk melakukan pemadaman. 

"Lokasinya di dalam, jalan masuk tidak ada. Lalu ada juga tanah milik masyarakat yang dipagar dan tidak bisa dilalui, yang menyebabkan kondisi sampai tadi malam dan pagi ini ada beberapa yang masih belum padam," jelasnya.

Selain itu faktor cuaca panas serta angin yang kencanh diseputaran lokasi kebakaran, diungkapkan Mikron Antariksa menjadi satu diantara penyebab api merambat dan sulit dipadamkan. 

"Tetap masalah kebakaran itu 95 persen, akibat ulah manusia baik disengaja ataupun tidak disengaja. Memang kita tidak bisa melihat apakah dibakar, tapi keadaan ini memang diperparah kondisi panas matahari lalu juga angin yang membuat api cepat merambat," bebernya.

Dua unit mobil tangki suplai air PDAM Kabupaten Bangka, satu unit mobil semprot laskar sekaban, satu unit mobil water canon Korps Brimob, satu unit mobil damkarKota Pangkalpinang, satu unit damkar PLTU Airanyir dan satu unit mobil tangki BPBD Provinsi Bangka Belitung pun dikerahkan dalam memadamkan apiapi

Sementara itu Mikron Antariksa menghimbau kepada seluruh komponen pemerintah, swasta dan masyarakat untuk saling mengingatkan orang terdekat untuk tidak membuat tindakan yang bisa berakibat kebakaran lahan. 

"Kami minta seluruh komponen untuk terus menggelorakan tidak ada, pembukaan lahan yang menggunakan metode di bakar. Memang alasan ekonomi paling mudah ya dibakar, tapi terkadang lalai. Kemudian membakar sampah mesti dikendalikan, sehingga percikan baranya tidak kemana-mana dan dilokalisir. Jangan setelah membakar dibiarkan, ini yang berbahaya lalu juga jangan membuang puntung rokok sembarangan," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 


 

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved