Amalan dan Doa

Mengatasi Mimpi Buruk Menurut Ajaran Islam, Doa dan Amalan yang Diajarkan Rasulullah

Untuk mengatasi mimpi buruk, seorang Muslim diajarkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Ist
ilustrasi mimpi buruk, Mengatasi Mimpi Buruk Menurut Ajaran Islam, Doa dan Amalan yang Diajarkan Rasulullah 

BANGKAPOS.COM --Mimpi, sebuah pengalaman bawah sadar yang melibatkan berbagai indra dan perasaan, merupakan bagian dari tidur siang maupun malam.

Namun, tidak semua mimpi memberikan kenangan menyenangkan.

Mimpi yang menakutkan dapat membuat tidur tidak nyenyak dan menimbulkan rasa resah.

Dalam Islam, ada doa dan amalan yang diajarkan Rasulullah SAW untuk mengatasi mimpi buruk.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Ubadah bin Shamit, Rasulullah SAW menyatakan, "Mimpi seorang mukmin adalah satu dari 46 bagian kenabian" (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi).

Untuk mengatasi mimpi buruk, seorang Muslim diajarkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Ibnu Sunni meriwayatkan dua doa yang dianjurkan saat mengalami mimpi buruk.

Doa pertama, "Huwallahu, allahu rabbi, la syarika lahu. A’udzu bikalimatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ibadihi wamin hamazatis syayatini wa an yahdhuruni."

Artinya, "Dialah Allah, Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu."

Doa kedua, "Allohumma inni a’zubika min ‘amalis syaithoni wa sayyi-atil ahlam."

Artinya, "Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan buruknya mimpi."

Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa mimpi buruk berasal dari setan.

Dalam hadisnya, beliau menyatakan, "Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali.

Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut" (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261).

Tidak hanya doa, Rasulullah SAW juga mengajarkan amalan sunnah ketika mengalami mimpi buruk.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved