Berita Pangkalpinang
Cuaca Ekstrem Kembali Mengintai Bangka Belitung Dua Hari Kedepan, BMKG Imbau Berhati-hati
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, kilat dan petir
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksi beberapa wilayah di Bangka Belitung bakal kembali menghadapi cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang, kilat dan petir.
Setelah sebelumnya, dari tanggal 21-23 November kemarin Bangka Belitung dilanda cuaca ekstrem. Kini BMKG kembali mengeluarkan imbauan cuaca ekstrem.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji menyebut cuaca ekstrem tersebut bakal berlangsung selama tiga hari yakni 26-28 November 2023.
Diakuinya, penyebab cuaca ekstrem masih sama yakni pengaruh sirkulasi siklonik di LCS yang menyebabkan timbulnya konvergensi (daerah perlambatan kecepatan angin) termasuk wilayah Babel sendiri.
"Secara umum masih dampak dari adanya gangguan cuaca berupa daerah belokan angin dan konvergensi yang terbentuk khususnya di beberapa wilayah Barat Indonesia yakni Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Lampung dan termasuk di wilayah Babel," sebut Kurniaji kepada Bangkapos.com, Minggu (26/11/2023).
Namun, menurutnya untungnya saat ini Babel masih masuk pancaroba sehingga potensi hujan lebat tidak akan se-ekstrem seperti puncak-puncak penghujan karena saat ini masih kuat pola angin timuran atau monsoon australia yang sifatnya panas dan kering.
"Adanya gangguan tersebut berdampak pada lemahnya pergerakan massa udara yang menyebabkan potensi pembentukan awan-awan konvektif atau awan hujan juga menjadi besar," tuturnya.
Karena pola angin saat ini, lanjut Kurniaji masih variable atau masih bercampur antara monsoon asia dan australia maka hujan yang terjadi pun masih terkesan acak intensitasnya dan berulang yang memang merupakan ciri dari pancaroba.
Adapun perkiraan cuaca ekstrem menurut BMKG, tanggal 26 November pada pagi dan siang hari di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka, Belitung, Belitung Timur dan dini hari di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.
Kemudian tanggal 27 November, pada pagi dan siang hari di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan dini hari di wilayah Kabupaten Bangka Barat dan Bangka Tengah.
Dan tanggal 28 November, pada pagi dan siang hari di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur dan dini hari di wilayah Kabupaten Bangka Barat.
Dengan demikin, Kurniaji meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar rumah.
"Pantau terus informasi cuaca rutin dr BMKG sebelum memulai aktivitas sehari-hari. Pastikan atribut seperti payung dan jas hujan tersedia di rumah maupun di kendaraan dan dalam kondisi yang prima untuk dipergunakan. Tunda dulu aktivitas berkendara ketika melihat kondisi cuaca yang kurang kondusif hingga cuaca kembali bersahabat," pungkasnya.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-hujang.jpg)