Selasa, 14 April 2026

Bangka Pos Hari Ini

Satu Pekan Kampanye, Bawaslu Bangka Belitung Catat 52 Pertemuan

Memasuki sekitar satu pekanpelaksanaan tahapan ka-Lmpanye, Bawaslu Babel mencatat terdapat aktivitas kampanye di 52 titik lokasi

|
Editor: nurhayati
Ist Bawaslu Babel
Ketua Bawaslu Babel EM Osykar saat menerima piagam penghargaan kategori, Terbaik I Pengelolaan hubungan dengan Media, dari Bawaslu RI 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Memasuki sekitar satu pekanpelaksanaan tahapan ka-Lmpanye, Bawaslu Babel mencatat terdapat aktivitas kampanye di 52 titik lokasi di seluruh Provinsi Bangka Belitung.

Komisioner Bawaslu Babel Novrian Saputra mengatakan, pada pengawasan yang dilakukan diberbagai tingkatan.

Metode kampanye dengan pertemuan tatap muka masih mendominasi kampanye yang dilakukan oleh peserta pemilu.

“Dari laporan yang sampai 3 Desember kemarin, dari 52 titik kampanyeyang menjadi pengawasan, 38 tempat meng-gunakan metode tatap muka. Sedangkan kampanye dengan metode pertemuan terbatas ada di 12 lokasi, dan dua tempat masuk jenis kegiatan lain-nya yang menjurus kampanye,” ucap Novrian, Senn (4/12/2023).

Novrian juga menjelaskan, metode pertemuan tatap muka ini dilakukan masing-masing peserta pemilu dengan mengunjungi komunitas masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih.

“Jadi memang untuk jumlah warga yang turutserta dalam kegiatan kampanye dari pengamatan kami belum terlalu signifikan. Ada calon yang mengumpulkan lebih dari 50 orang saat kampanye tatap muka, tapi banyak juga yang kurang dari itu,” jelas Novrian.

Menurutnya, dengan terus berjalannya tahapan kampanye pihaknya akan terus melakukan pengawasan melekat pada selu-ruh aktivitas kampanye dengan mengerahkan pengawas pemilu di semua tingkatan.

“Bawaslu akan terusmelakukan langkah pencegahan dan melakukan penindakan dugaan pelanggaran pemilu sesuai dengan regulasi yang berlaku. Jajaran Bawaslu wajib untuk terus meningkatkan pemahaman kepemiluan dalam mengawasi pemilu, meskipun saat ini didominasi metode kampanye tatapmuka namun potensi dugaan pelanggaran metode kampanye lainnya jugawajib kita pahami bersa-ma,” ujar Novrian.

Untuk itu, ia juga ber-harap agar jajaran pengawas pemilu mengantisipa-si dugaan pelanggaranpemilu pada wilayah per-batasan, karena wilayahperbatasan seringkalimenjadi wilayah rawanakan dugaan pelanggarankampanye pemilu,

“Wilayah perbatasanjuga harus kita perhatikan. Di perbatasan seringkali terjadi dugaan pelanggaran seperti politik uang, kampanye di luar jadwal dan dugaan pelanggaran kampanye lainnya. Ini harus kita antisipasi sebaik mungkin demi meminimalisir pelanggaran kampanye pemilu,” pungkas Novrian. (w4)

Terima Satu Pemberitahuan

MESKI telah berlangsung sekitar satu pekan sejak 28 November lalu, aktivitas pelaksanaan kampanye yang digelar para peserta pemilu di wilayah Kota Pangkalpinang masih tergolong sepi.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Pangkalpinang, Wahyu Saputra.

Menurut Wahyu, sampai saat ini pihaknya barumenerima satu Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian dan ditembuskan ke Bawaslu Kota Pangkalpinang baru satu partai yang melakukan kampanye.

“Pelaksanaannya, partai peserta pemilu menggelarkampanye dengan metode tatap muka. Kita danjajaran juga sudah melakukan pengawasan melekatpada kegiatan itu,” ujar Wahyu saat dihubungi harianini, Senin (4/12/2023). 

Akan tetapi, menurutnya, meski geliat aktivitaskampanye di wilayah Pangkalpinang belum begitu terlihat, pihaknya bersama panwas kecamatan terusmelakukan patroli pengawasan.

“Bawaslu jajaran juga saat ini gencar melakukan patroli pengawasan. Kami terus mengawasi jika ada informasi mengenai kemungkinan adanya aktivitas para caleg yang berkampanye,” tandas Wahyu. (w4) 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved