Rabu, 27 Mei 2026

Pilpres 2024

TPN Ganjar-Mahfud Bantah Isu Tidak Melanjutkan Program Bansos: Itu Sama Sekali Tidak Benar

Karaniya Dharmasaputra selaku Deputi Kanal Media TPN Ganjar-Mahfud menegaskan bahwa itu yang berseliweran tersebut tidaklah benar...

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
kompasiana.com
TPN Ganjar-Mahfud Bantah Isu Tidak Melanjutkan Program Bansos: Itu Sama Sekali Tidak Benar 

BANGKAPOS.COM -- Ganjar-Mahfud MD diisukan tidak akan melanjutkan program bantuan sosial atau bansos yang telah dilaksanakan oleh pemerintahan Jokowi.

Hal itu langsung dibantah oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Karaniya Dharmasaputra selaku Deputi Kanal Media TPN Ganjar-Mahfud menegaskan bahwa itu yang berseliweran tersebut tidaklah benar.

Dengan tegas ia mengatakan bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3 ini akan melanjutkan program yang mensejahterakan masyarakat.

"Jadi sekali lagi kami ingin menegaskan bahwa adanya kampanye hitam di masyarakat, di akar rumput, yang menyatakan bahwa sekiranya Ganjar-Mahfud terpilih maka program-program bansos dan kesejahteraan masyarakat yang sekarang sudah dilaksanakan di pemerintahan Presiden Jokowi itu tidak akan dilanjutkan,"

"itu sama sekali tidak benar," kata dia, di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Senin.

Walaupun demikian, ia mengatakan bahwa Ganjar-Mahfud telah menyiapkan program unggulan.

Seperti "Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sakti" sebagai kelanjutan dari program-program bansos oleh pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"KTP Sakti ini adalah sebuah program yang bukan hanya akan melanjutkan program-program bansos dan kesejahteraan masyarakat di era pemerintahan Presiden Jokowi,"

"tetapi juga bahkan memperbaiki dan melakukan penuntasan terhadap program-program tersebut," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa "KTP Sakti" merupakan program yang bertujuan agar program bansos dan kesejahteraan masyarakat yang sudah ada saat ini dapat diperluas manfaatnya ke seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.

Menurut dia, program "KTP Sakti" yang dirancang oleh Ganjar-Mahfud juga akan memanfaatkan digitalisasi seperti dalam program "Kartu Prakerja" Jokowi-Ma'ruf.

Sehingga, bansos yang diterima oleh penerima dapat diterima secara penuh tanpa potongan atau perantara.

"Jadi KTP Sakti adalah sebuah program, yang sekali lagi saya sampaikan ke teman-teman semua, adalah program digitalisasi bansos. Program yang memanfaatkan teknologi internet, teknologi digital, untuk sebagaimana halnya sudah diinisiasi di pijakan Prakerja," ujarnya.

Ia menambahkan, "Itu kami ingin memperluas dan mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai dana bantuan sosial dan kesejahteraan masyarakat sekiranya Ganjar-Mahfud nanti diberikan mandat oleh rakyat."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved