Berita Pangkalpinang

Rizka Nur Fajriah, Nama Indah untuk Bayi Cantik yang Diperebutkan Puluhan Orangtua di Bangka

Ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Ropiah saat didatangi Bangkapos.com, pun mengatakan sudah puluhan orang yang datang untuk mengadopsi bayi

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: khamelia
Istimewa
Bayi yang ditemukan di Panti Asuhan Al Ikhlas, Kacangpedang, Pangkalpinang, Jumat (22/12/2023). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pasca beredar informasi penemuan bayi cantik di dalam sebuah keranjang, sejumlah orang dari berbagai daerah berbondong-bondong mendatangi Panti Asuhan Al-Ikhlas Kota Pangkalpinang, Rabu (27/12/2023).

Kedatangan sejumlah orang ini tak terlepas dari niat untuk dapat mengadopsi bayi yang ditemukan di halaman panti Asuhan Al-Ikhlas pada Jum'at (22/12/2023) sekitar pukul 04.30 wib lalu.

Ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas Ropiah saat didatangi Bangkapos.com, pun mengatakan sudah puluhan orang yang datang untuk mengadopsi bayi tersebut.

"Banyak sudah yang datang ada sekitar 30 sampai 40 orang, sampai semalam itu juga ada yang datang. Pokoknya sejak muncul di handphone itulah, ada juga yang dari Koba juga ada," ujar Ropiah. 

Selain itu beragam latarbelakang pekerjaan pun, diakui Ropiah ingin mendapatkan hak adopsi bayi tersebut. 

Namun seraya mengusap air matanya, Ropiah menegaskan dirinya ingin membesarkan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut. 

"Banyak yang datang itu polisi sampai pejabat juga ada, tapi tetap saya mau membesarkan anak ini karena ini rezeki amanah untuk Panti Asuhan Al-Ikhlas," tuturnya. 

Lebih lanjut bayi yang sebelumnya ditemukan dalam keadaan basah kuyub kini sudah mendapatkan nama yang diberikan oleh suami dari Ropiah.

"Namanya Rizka Nur Fajriah karena Rizka itu rejeki nur itu cahaya dan fajriah karena lahirnya pas fajar," ungkapnya. 

Diberitakan sebelumnya, Nasib malang dialami seorang bayi perempuan yang ditemukan warga, di halaman Panti Asuhan Al-Ikhlas dengan kondisi basah kuyub disebuah keranjang kecil.

Diketahui bayi dengan berat 2,5 kilogram dan panjang badan 48 centimeter pertama kali ditemukan warga pada Jum'at (22/12/2023) sekitar pukul 04.30 wib. 

Ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Ikhlas, Ropiah (68) mengungkapkan dirinya terkejut sekaligus miris melihat kondisi bayi saat pertama kali ditemukan warga.

"Saat dibuka didalam keranjang itu ternyata bayi itu lah, kaget apalagi kondisinya udah basah kena air hujan sepertinya. Kondisinya itu bayinya sudah diam, kedinginan kasihan. Jadi di keranjang itu bayinya, cuma diselimuti jaket putih besar sama jaket kecil," ujar Ropiah saat diwawancarai Bangkapos.com, Minggu (24/12/2023). 

Namun dibeberkan Ropiah, bayi malang tersebut sempat menghilang hingga dicari oleh warga sekitar sebelum akhirnya ditemukan dan dibawa ke bidan untuk dicek kesehatannya. 

"Iya sempat hilang juga, tapi ketemu lagi di posisi yang sama dengan pertama kali. Kayaknya sudah diletakkan tapi dibawa lagi, gak tau takut apa gimana orangnya akhirnya ada lagi bayi itu," jelasnya. 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved