Bangka Pos Hari Ini
Bus Terguling Empat Kali di Tol, Enam Orang Tewas Saat Tahun Baru
Kecelakaan maut yang melibatkan bus Bhinneka bernomor polisi E 7706 AA terjadi di ruas tol Jakarta-CIkampek KM 41
BANGKAPOS.COM -- Kecelakaan maut yang melibatkan bus Bhinneka bernomor polisi E 7706 AA terjadi di ruas tol Jakarta-CIkampek KM 41 atau di sekitar kawasan Karawang, Jawa Barat.
Peristiwa yang terjadi saat malam pergantian tahun tersebut menewaskan enam orang penumpang.
Iing Supriyadi (32), salah satu korban selamat menuturkan bus yang ditumpanginya awalnya oleng lalu terguling sebanyak empat kali.
“Mobil oleng lalu terguling tiga sampai empat kali,” kata Iing di RS Rosela, Karawang, Jawa Barat, Senin (1/1/2023).
Iing adalah warga Desa Karangwuni, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Saat kecelakaan terjadi ia mengaku baru pulang dari tempat kerjanya dan hendak pulang ke kampung merayakan malam tahun baru.
Selama perjalanan kata Iing, bus yang dikendarai oleh Dea Aprilian (27) itu sering melaju dengan kecepatan tinggi dan berjalan dengan zig-zag saat mnghindari mobil di depannya. Iing duduk dibarisan kiri bangku deretan kedua.
Iing menuturkan, saat.mobil oleng dan terguling berkali-kali, ia masih dalam kondisi sadar sedang mengalami kecelakaan yang fatal.
“Kecepatan mobil 120 km hingga 140 km per jam,” kata Iing.
Dia mengaku mengalami sakit di bagian punggung bagian kanan.
“Saya tahu ada korban meninggal enam orang,”kata dia.
Pada pukul 09.30 WIB,Iing langsung dijemput ambulans dari Rumah Sakit Rosela Karawang ke Cirebon oleh sopir yang mengaku diutus oleh PO Bhinneka. Dalam kecelakaan itu enam orang tewas dan 17 orang mengalami luka-luka, termasuk sopir bus.
Sementara itu duka mendalam menyelimuti keluarga Aep Priyano (35), warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Aep menjadi salah satu dari enam korban yang tak selamat dalam insiden kecelakaan maut bus di ruas Tol KM 41 Jakarta-Cikampek (Japek) pada Minggu (31/12) sekitar pukul 19.00 WIB tersebut.
Pantauan Tribun di rumah duka Dusun IV, RT.1/8, Desa Kanci, kerabat korban masih berdatangan menyampaikan duka. Tampak kursi-kursi plastik ke-luarga dipenuhi tamu. Bahkan, istri Aep, yang masih terpukul atas insiden tersebut, belum menunjukkan kehadirannya.
Ayahanda Aep, Dasuki (61) mengungkapkan, detik-detik menyedihkan ketika menjemput jenazah anaknya di Rumah Sakit Rosela, Karawang.
“Di sana saya melihat ada enam jenazah, saya nyariin (jenazah anak saya),” ujar Dasuki.
| Pupuk Rp90 Ribu Dijual Rp280 Ribu, Polres Bangka Barat Ungkap Dugaan Penyelewengan Pupuk Bersubsidi |
|
|---|
| Dua Wilayah di Jawa ini Bisa Kering 9 Bulan, BMKG Ungkap Kemarau 2026 di Jateng |
|
|---|
| Di Balik Kunjungan Prabowo di Seoul, Latihan Kaindra dan Luthfi Berbuah Momen Tak Terlupakan |
|
|---|
| WFH ASN Tiap Jumat Mulai Diterapkan, Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas |
|
|---|
| Pemerintah Tambah Subsidi BBM hingga Rp100 Triliun, Harga Dijaga Tetap Stabil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/31012020_ilustrasi-kecelakaan3.jpg)