Senin, 27 April 2026

Bangka Pos Hari Ini

Korban Penikaman di Desa Penyak, Erik Meronta-ronta Diobati

Erik (29) warga Desa Penyak korban penikaman di Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (2/1/2024) siang.

|
Editor: nurhayati
Istimewa
Korban penikaman di Kecamatan Koba dibawa ke RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah, Selasa (2/1/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Erik (29) warga Desa Penyak korban penikaman di Desa Penyak, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (2/1/2024) siang telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir Soekarno Bangka Belitung. Awalnya korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abu Hanifah.

“Pasien dirujuk ke RSUP semalam, penanganan berdasarkan SOP, pasien datang di tata kelola, kewajiban dokter di IGD itu untuk menkonsultasikan ke dokter yang bertanggungjawab, spesialisnya. Sudah diberikan antibiotik dan terapi lainnya, dengan kondisi pasien, sudah kita kooordinasi dengan dokter umum dan penanggungjawab,” ujar.Direktur Utama RSUD Drs H Abu Hanifah, dr Lismayoni saat ditemui harian, Rabu (3/1/2024).

Saat penanganan, pasien memang sempat meronta-ronta, karena kesakitan dan diduga masih terpengaruh minuman keras atau miras.

“Iya meronta-meronta, swmpat dibantu juga oleh kepolisian saat penanganan,” kata Lismayoni.

Lismayoni mengatakan pasien dirujuk karena harus dioperasi, sementara dokter anestesi sedang cuti tahunan, maka dilakukan rujukan ke RSUP Bangka Belitung.

“Karena kondisi kita tadi maka harus dirujuk, dokter kita berkoordinasi, untuk operasi pasien, butuh ruang dan persiapan, beberapa RS ini ruangan ICU full. Yang pasti kita tangani dulu, luka ada dii tangan kiri, dan bagian perut dan ususnya kelihatan,” jelas Lismayoni

Dia mengatakan kondisii pasien saat di RSUD Abu Hanifah dengan keadaan masih stabil dan sadar.

“Informasi terakhir penurunan kesadaran, tapi masih stabil, di tangan itu aktif pendarahan,”kata Lismayoni.

Ps Kanit Reskrim Polsek Koba Bangka Tengah, Aiptu Doni Hariansyah menjelaskan tikaman bagian perut hingga mengakibatlan bagian ususnya keluar sedangkan lima kali sisayat di bagian tangan.

Karena kondisi ini korban akan dirujuk ke rumah sakit yang berada di Pangkalpinang.

“Korban di rumah sakit umum, menerima perawatan, informasi terakhir mau dirujuk yang ada di Pangkalpinang, ususnya keluar” ujar Aiptu Doni,Selasa (2/1/2024).

Lebih lanjut, dia mengatakan saat ini korban sudah diobati bagian luka-luka sayatan.

“Korban masih meronta-ronta, baru dibersihkan luka-luka dan diberi penanganan,” katanya.

Berteman

Plt Kasie Humas Polres Bangka Tengah Ipda Agung Ribowo saat dikonfirmasi, Selasa (2/1/2024) menjelaskan antara Erik dan Epplin alias Ling (23) ternyata berteman.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved