Kamis, 30 April 2026

Berita Pangkalpinang

Natal Oikumene 2023, Johansen : Wujud Persatuan dan Keharmonisan Umat Nasrani di Babel

Oikoumene ini artinya dipersatukan. Seluruh aliran-aliran nasrani dibuat menjadi satu, itulah natal kebersamaan tadi. Seluruh Kristen baik

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Iwan Satriawan
Bangkapos.com/Gogo Prayoga
Johansen Tumanggor, Ketua 2 Natal Oikoumene 2023 mewakili Ketum didampingi Ketua Bidang Humas Panitia Natal Oikoumene 2023 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seperti tahun lalu, perayaan Natal Oikumene 2023 kembali akan digelar di GOR Sahabudin, Bangka Tengah.

Hal ini mengingat kapasitas GOR yang dapat menampung kurang lebih 6000 jemaat yang diprediksi akan hadir mengikuti jalannya Natal Oikumene.

Sebagai informasi kepada masyarakat umum, Johansen Tumanggor, salah satu panitia perayaan Natal Oikumene, menjelaskan Natal ini sendiri berbeda dengan Natal pada umumnya.

Ia menyebut Natal Oikumene pada dasarnya adalah Natal yang dirayakan oleh semua golongan umat nasrani sebagai wujud persatuan antar berbagai golongan yang ada pada umat nasrani.

"Natal ini dirayakan oleh sekelompok masyarakat nasrani. Kemudian kita tahu bahwa kristen itu ada beberapa dedominasi. Ada katolik, protestan, dan Protestan sendiri jg ada beberapa dedominasi gereja dengan bermacam-macam nama. Oleh karena itu, makanya ada Natal tersendiri antara gereja masing-masing.

Namun untuk menjalin kebersamaan, seluruh gereja baik katolik atau protestan merayakan Natal bersama dan dibuatlah namanya Oikoumene.

Oikoumene ini artinya dipersatukan. Seluruh aliran-aliran nasrani dibuat menjadi satu, itulah natal kebersamaan tadi. Seluruh Kristen baik katolik atau protestan disatukan, itulah yg namanya Oikoumene," jelas Johansen.

Johansen menyebut, panitia yang dibentuk merupakan gabungan dari berbagai pihak seperti ASN, TNI/Polri, masyarakat, tokoh masyarakat, utusan gereja, dan para pendeta.

Namun ia menyebut khusus tahun ini leading akan diserahkan ke katolik sesuai jadwal pergantian tahun

"Sebagai leading panitianya tahun ini diserahkan ke Katolik. Kalau tahun kemarin diserahkan ke Protestan. Dan tahun depan nanti berganti-ganti. Tapi secara kepanitian keseluruhan semua terlibat. Hanya Panitia umumnya diserahkan ke Katolik," kata Johansen.

Johansen mengatakan tema yang mereka ambil tahun ini tetap mengacu dengan yang ditetapkan oleh perhimpunan gereja seluruh Indonesia.

"Tetap mengutip tema yg sudah ditetapkan oleh PGI dan KWI. Kalau Natal tahun ini temanya adalah “Kemuliaan bagi allah dan damai sejahtera di Bumi”. Ini di dalam alkitab (Lukas 2:14)," ucapnya.

Lebih lanjut, Johansen menyebutkan Natal tahun ini akan dihadiri oleh seluruh jamaat nasrani yang ada di Pulau Bangka.

"Natal Oikoumene ini akan dihadiri oleh seluruh yg ada di Pulau Bangka. Panitia sudah mempersiapkan transportasi untuk keberangkatan peserta yg akan hadir dari seluruh kabupaten yg ada di Pulau Bangka," terangnya.

Menurutnya sejauh ini persiapan yg mereka lakukan sudah hampir rampung dan siap untuk dilaksanakan perayaan.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved